Kompas.com - 31/01/2021, 11:11 WIB
Ilustrasi angin debu Shutterstock.comIlustrasi angin debu

KOMPAS.com - Dua angin puting beliung mendekati rumah M. Tatang (50) di Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (30/1/2021).

Angin itu datang dari dua arah berbeda, yaitu tenggara dan timur laut. Tak diduga kedua angin itu bertemu di depan rumah Tatang.

Saking kencangnya kekuatan angin, Tatang bergegas keluar karena takut tertimpa bangunan rumahnya.

Baca juga: Puting Beliung Dahsyat di Pamekasan, Terbangkan Warga hingga Cabut Pohon Akasia

Namun, sesampainya di halaman, angin itu justru membawa terbang Tatang.

"Pertemuan puting beliung kembar itu di depan rumah hingga saya dibawa terbang," ujarnya kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon seluler.

“Saya dibawa terbang. Ketinggiannya sekitar 2 meter,” imbuhnya.

Selamat karena raih kayu

Untungnya Tatang bisa meraih kayu atap teras rumahnya, sehingga dia tidak sampai diterbangkan lebih tinggi lagi.

“Saya selamat karena megang erat ke kayu teras rumah. Tapi asbes rumah beterbangan,” paparnya.

Baca juga: Terbawa Terbang Puting Beliung, Pria Ini Selamat Berkat Pegang Kayu

Fenomena angin puting beliung itu membuat keluarganya panik. Saat kejadian berlangsung, anggota keluarga yang lain tetap di dalam rumah.

"Yang keluar rumah hanya saya. Jadi hanya saya yang dibawa terbang," jelasnya.

 

Dampak angin puting beliung

Menurut pengakuan bapak tiga anak ini, peristiwa tersebut berlangsung cepat, kira-kira 37 detik.

Meski singkat, tetapi sejumlah atap teras rumahnya terkena dampak hempasan angin.

"16 lembar asbes yang pecah karena dibawa terbang," ungkap dia.

Baca juga: 7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

Dua mobilnya yang diparkir di latar rumah, tertimpa pecahan asbes. Kerusakannya tidak parah, hanya catnya saja yang lecet.

Akibat kejadian itu, empat rumah tetangganya rusak ringan. Hanya genteng yang terbawa terbang angin.

Angin cabut pohon akasia

Peristiwa angin puting beliung juga melanda Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan.

Angin sampai mencabut pohon akasia dan menerbangkannya hingga ke Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan. Pohon tersebut jatuh di kabel listrik lalu terbakar.

Baca juga: Puting Beliung Wonogiri, Viral di Medsos, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

“Pohon yang jatuh di kabel listrik sampai terbakar,” kata Jalu, warga Desa Ambender.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Pamekasan, Taufiqurrahman | Editor: Farid Assifa)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X