Kompas.com - 31/01/2021, 09:56 WIB
Kondisi pengungsi korban gempa 6,2 maginito di Desa Kayu Angin, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat yang bertahan hidup dibawa tenda pengungsian tak layak. Kamis, (28/1/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Kondisi pengungsi korban gempa 6,2 maginito di Desa Kayu Angin, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat yang bertahan hidup dibawa tenda pengungsian tak layak. Kamis, (28/1/2021).

KOMPAS.com-Masa tanggap darurat bencana gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, diperpanjang hingga 4 Februari 2021.

Perpanjangan diputuskan Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar lewat Surat Keputusan Gubernur Sulbar No.188.4/50/SULBAR/1/2021.

Sebelum perpanjangan dilakukan Pemerintah Sulawesi Barat menggelar rapat evaluasi masa tanggap darurat  dengan sejumlah stake holder yang ikut membantu penanganan gempa.

Baca juga: Kerugian akibat Gempa di Sulbar Capai Rp 829,1 Miliar

"Dengan adanya penambahan masa tanggap darurat satu minggu ke depan ini kita berharap penanganan dampak bencana alam gempa bumi 6,2 SR dapat segera dinormalisasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti biasanya," kata Kepala Kantor Basarnas Mamuju Saidar Rahmanjaya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/1/2021).

Perpanjangan masa tanggap darurat bencana ini juga membuat proses pencarian orang hilang dan bantuan evakuasi korban gempa akan terus dilakukan.

Hingga Sabtu (30/1/2021), tercatat ada 100 orang tewas akibat gempa magnitudo 6,2 di Majene dan Mamuju.

Baca juga: 13 Hari Setelah Diguncang Gempa, Masih Ada 7 Desa di Sulbar Terisolasi

Selain itu, ada tiga orang yang dilaporkan hilang

Basarnas juga berhasil mengevakuasi 21 orang dengan selamat dari reruntuhan bangunan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X