Video Viral Sebuah Rumah di Lampung Dihantam Batu yang Dikira Meteor

Kompas.com - 29/01/2021, 18:23 WIB
Batu yang diduga meteor. (FOTO: capture video/Instagram) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Batu yang diduga meteor. (FOTO: capture video/Instagram)

LAMPUNG, KOMPAS.com - Publik Lampung dihebohkan penemuan sebongkah batu diduga meteor yang menghantam rumah warga di Lampung Tengah.

Video penemuan batu tersebut menjadi viral di beberapa media sosial setelah diunggah pada Kamis (29/1/2021) malam.

Video berdurasi hampir 30 detik itu menayangkan sejumlah warga berkumpul di sebuah rumah yang dihantam batu diduga meteor itu.

Dalam video tersebut, diperlihatkan batu itu berukuran sekitar dua kali kepalan tangan orang dewasa dan berwarna abu-abu.

Warga di dalam video tersebut juga memperlihatkan tanah yang terbongkar dan diduga dihantam batu.

Baca juga: 4 Pernyataan Jered Collins tentang Batu Meteor Josua, Jadi Perantara dan Tidak Terlibat Saat Transaksi

Berdasarkan penelusuran, rumah yang dihantam batu diduga meteor itu adalah milik Katmini di Dusun 5 Astomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah.

Pada keterangan video yang diunggah disebutkan bahwa rumah Katmini dihantam batu diduga meteor dan menyebabkan atap rumah berlubang.

Terkait penemuan batu diduga meteor tersebut, Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Institut Teknologi Sumatera (Itera), Robiatul Muztaba mengatakan, pihaknya sudah mendatangi lokasi dan mengambil sampel dari batu tersebut.

"Tapi apakah batu tersebut adalah benar-benar benda antariksa, kami belum bisa memastikan. Tadi baru diambil sampel saja," kata Robiatul, Jumat (29/1/2021).

Peneliti dari lembaga Observatory Astronomy Itera Lampung (OAIL) tersebut menambahkan, pengambilan sampel dilakukan dengan mengikis batu yang diduga meteor itu.

"Nanti kita uji dengan melihat struktur dari kikisan batu yang sudah kita ambil dan diuji sifat magnetik dari batu tersebut," kata Robiatul.

Lebih lanjut Robiatul menjelaskan, ada beberapa ciri khusus dari benda antariksa atau meteorit yang jatuh ke bumi.

Baca juga: Sudah Diberi Nama, Batu Meteor Milik Josua Diteliti di AS

Di antaranya, mengandung magnet dan semacam goresan hitam akibat gesekan dengan atmosfer bumi.

"Untuk sementara belum kita pastikan apakah itu batu meteor atau bukan, akan kami kaji lebih dalam," kata Robiatul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X