4 Tahun Lari ke Malaysia, Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Ditangkap

Kompas.com - 29/01/2021, 16:53 WIB
RD di kawal polisi, saat konfrensi pers di Polres Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINRD di kawal polisi, saat konfrensi pers di Polres Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

 

KENDAL, KOMPAS.com-RD (26), pelaku pencabulan anak di bawah umur, akhirnya berhasil di tangkap petugas Polres Kendal Jawa Tengah setelah melarikan diri ke Malaysia selama 4 tahun. 

Warga Patebon Kendal Jawa Tengah tersebut melarikan diri ke Malaysia karena takut telah meyetubuhi anak di bawah umur.

“Saya sadar saya salah. Lalu saya kabur ke Malaysia setelah tahu dilaporkan ke polisi,” kata RD, Kamis (29/1/2021).

Baca juga: 9 Tahun Buron, DPO Kasus Korupsi Ditangkap di Tenda Pengungsi Korban Gempa Mamuju

RD mengaku, ia melakukan perbuatannya itu di hotel yang ada di Semarang dan hanya satu kali.

Sementara itu, Wakapolres Kendal Kompol Doni Eko Listiyanto menjelaskan, perbuatan tersangka dilakukan 19 Februari 2017 di salah satu hotel di Semarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban yang saat itu masih berusia 15 tahun, sebenarnya tidak mau karena takut hamil. Tetapi, tersangka terus merayu korban, sambi mengancam. 

“Kejadian bermula ketika korban merencanakan untuk bertemu dengan korban lewat BBM. Tersangka mengajak korban untuk beli bakso dan kemudian menjemput korban di salah satu minimarket di Patebon Kendal lalu tersangka mengajak pelaku ke hotel," ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Bantul, Bocah 14 Tahun Setir Kia Picanto Tabrak 8 Motor, 1 Tewas

Doni menambahkan, setelah berhasil menyetubuhi korban, tersangka mengantarkannya pulang ke mini market. 

 “Sesuai dengan Undang-undang Perlindungan Anak, akibat perbuatannya itu, RD terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 300 juta rupiah,” ujar Wakapolres Kendal. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X