Video Viral Pria Kejar dan Pukul Anjing Berkali-kali dengan Balok Kayu, Balok Patah dan Anjing Terkapar

Kompas.com - 29/01/2021, 16:13 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Setelah sebelumnya viral kepala kucing di dalam karung di Jalan Tangguk Bongkar 7, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai, kali ini di media sosial juga viral video seorang pria menangkap anjing dengan memukul kepalanya hingga terkapar. 

Video tersebut diunggah di akun Instagram @medantau.id pada Jumat (29/1/2021). 

Tertulis dalam keterangan tersebut, sebagai berikut. "Lagi rame pencurian anjing dan kucing di medan. Kejadian di kjalan kapten Jumhana medan. @anjinglovers.id"

Baca juga: Kesaksian Tetangga Jagal Kucing di Medan: Tiap Hari Ada Pemotongan Kucing...

Terlihat dalam video rekaman CCTV tersebut, seekor anjing nampak berlari ke pinggir jalan. Anjing tersebut lari tampak seperti sedang dikejar.

 

Kemudian melintas beberapa pengendara sepeda, becak motor dan sepeda motor. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesaat kemudian, seorang pria dengan tas selempang berjalan menenteng balok di pundaknya ke arah anjing.

Sekejap kemudian pria tersebut tampak mengayunkan baloknya ke arah sesuatu yang tidak nampak. Baloknya patah menjadi dua. Lalu, seekor anjing berlari berlari ke jalan aspal.

Anjing tersebut kembali ke pinggir karena ada motor yang melintas dari arah berlawanan. Selanjutnya, anjing itu memutar berhadapan dengan pria yang memukulnya itu.

Baca juga: Viral, Foto Perempuan Menangis Dapati Kucingnya Tinggal Kepala di Dalam Karung

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by medantau.id (@medantau.id)

Pukul kepala anjing berkali-kali

 

Dengan mudah pria tersebut mengayunkan balok itu dan mengenai kepala anjing itu hingga terkapar. 

Tak puas memukul sekali, pria itu memukulkan lagi baloknya ke kepala anjing itu sebanyak 3 kali. Total dia memukul sebanyak 5 kali hingga kemudian dia mengangkat anjing tersebut dengan kedua tangannya. Balok kayu yang digunakan untuk memukul ditinggalkannya di lokasi. 

Baca juga: Cerita di Balik Perburuan Kucing di Medan, Berawal dari Hilangnya Tayo Kucing Persia Seharga Rp 12 Juta

Dilihat dari unggahan, pemukulan terhadap anjing itu terjadi di depan sebuah ruko.

Ditelusuri dari keterangan di unggahan tersebut, Jalan Kapten Jumhana berada di Kecamatan Medan Area. 

Saat pemukulan itu, situasi di jalan terlihat beberapa kendaraan yang melintas namun tidak ada yang menghentikannya. 

Sementara itu, dikonfirmasi melalui telepon dan aplikasi percakapan WhatsApp pada Jumat siang, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago hingga saat ini belum memberikan respons. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X