Menko PMK Anjurkan Penyintas Covid-19 Donasikan Plasma Konvalesen

Kompas.com - 29/01/2021, 14:38 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy saat meninjau pelaksanaan donor plasma konvalesen di PMI Solo, Jawa Tengah, Jumat (29/1/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMenteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy saat meninjau pelaksanaan donor plasma konvalesen di PMI Solo, Jawa Tengah, Jumat (29/1/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy menganjurkan penyintas Covid-19 untuk mendonasikan plasma konvalesen.

"Jadi tidak diwajibkan donasi (plasma konvalesen). Tetapi, dianjurkan," kata Muhajir saat meninjau pelaksanaan donor plasma konvalesen di PMI Solo, Jawa Tengah, Jumat (29/1/2021).

Meski tak ada kewajiban, penyintas Covid-19 diminta dengan penuh kesadaran mendonasikan plasma konvalesen untuk membantu pasien yang masih dalam perawatan.

Baca juga: 871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donasikan Plasma Konvalesen

Sebab, tidak semua penyintas Covid-19 bisa mendonasikan plasma konvalesen.

"Terutama penyintas yang memenuhi syarat untuk berdonor supaya ramai-ramai donasi plasma konvalesen. Karena waktunya juga sangat terbatas maksimal enam bulan setelah dalam keadaan negatif. Setelah itu tidak bisa diambil lagi karena antibodi sudah mulai menurun," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gerakan mendonasikan plasma konvalesen merupakan gerakan nasional yang dicanangkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Setelah dilaksanakan gerakan nasional donasi plasma konvalesen di Solo ini jumlah pendonornya mengalami kenaikan 40 persen," kata dia.

Baca juga: Ridwan Kamil Imbau Pejabat Publik Penyintas Covid-19 Donasikan Plasma Darah

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PMI Solo, Sumartono Hadinoto mengatakan, PMI Solo sudah mendonasikan 462 kantong plasma konvalesen.

Jumlah itu terhitung sejak PMI Solo mencanangkan donasi plasma konvalesen pada Mei 2020.

"Waktu itu kita mengajak UNS dengan RSUD Dr Moewardi rapat pencanangan donasi plasma pada April 2020. Mei mulai pengambilan pertama (plasma konvalesen)," kata Martono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X