Mobil Honda CRV Tabrak 4 Kios di Depan Rumah Sakit, Pelaku Kabur

Kompas.com - 29/01/2021, 13:35 WIB
4 kios hancur setelah ditabrak lari oleh sebuah kendaraan mewah yang diduga mabuk di Jalan Rumah Sakit Kota Tasikmalaya, Jumat (29/1/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA4 kios hancur setelah ditabrak lari oleh sebuah kendaraan mewah yang diduga mabuk di Jalan Rumah Sakit Kota Tasikmalaya, Jumat (29/1/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Sebuah mobil Honda CRV Prestige D 1436 AIK menabrak 4 kios sampai ambruk di depan RSUD Soekardjo Tasikmalaya pada Jumat (29/1/2021) dini hari tadi.

Pengendaranya langsung melarikan diri usai menabrak kios tersebut dan salah satu pelat nomornya tertinggal di lokasi kejadian.

Salah seorang saksi mata sekaligua pemilik salah satu kios, Sahroni (45) mengatakan, peristiwa itu terjadi pukul 04.30 WIB dan tak menyebabkan korban jiwa.

Saat itu dirinya baru membuka lapak dagangan dan sebuah mobil CRV warga putih dari arah Timur menuju barat Jalan HZ Mustofa dengan kecepatan tinggi tiba-tiba oleng ke kanan jalan lalu menabrak lapak milik empat orang pedagang.

"Pedagang yang baru buka di samping jalan berupaya menyelamatkan diri hingga meminta agar pengemudi turun, tanpa diduga mereka malah memundurkan mobilnya hingga tancap gas menuju arah Jalan HZ Mustofa. Namun, kami juga sempat mengambil foto pelat mobil hingga jenis kendaraan yang telah kabur itu," jelas Sahroni, Jumat pagi.

Baca juga: Plt Wali Kota Tasikmalaya Optimistis Vaksinasi Bisa Akhiri Pandemi Covid-19

Salah seorang Satpam RSUD dr Soekardjo, Wawan mengatakan, setelah kejadian itu, para pemilik lapak sampai sekarang belum membersihkan tempat jualan mereka dan membiarkan puing-puingnya berserakkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka ingin meminta pertanggung jawaban pelaku atas kejadian tersebut.

"Lapak milik pedagang masih berantakan dan belum ada satu pun pemilik yang kembali lagi, apalagi semuanya warga Kecamatan Tawang yang biasa melayani pegawai rumah sakit dan selama pandemi Covid-19 seperti biasa dari mereka ada yang tutup maupun buka sampai malam hari. Namun, dengan kejadian tersebut, para pemilik dipastikan harus memperbaiki roda yang membutuhkan waktu lama," pungkasnya.

Kasus tabrak lari itu sedang ditangani oleh Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi.

Baca juga: Tepergok Jualan Miras di Medsos, Wanita Penjual Jamu di Tasikmalaya Ditangkap

Barang bukti pelat nomor kendaran pun sudah dikantongi, dan pelaku sedang dalam pengejaran polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X