Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Kompas.com - 28/01/2021, 21:41 WIB
Petugas TNI dan kepolisian melakukan pengamanan di lokasi bentrok dua kelompok tani di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Selasa (26/1/2021). Dok. Koramil 10/Kunto DarussalamPetugas TNI dan kepolisian melakukan pengamanan di lokasi bentrok dua kelompok tani di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Selasa (26/1/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hulu (Rohul) menetapkan satu orang tersangka kasus bentrok dua kelompok tani di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Provinsi Riau.

Bentrokan dua kubu warga itu mengakibatkan satu orang tewas tertembak senapan angin dan dua orang lainnya terluka.

Kepala Urusan (Paur) Humas Polres Rohul Refly Setiawan Harahap ketika dikonfirmasi mengatakan, satu orang yang ditetapkan tersangka adalah pelaku penembakan dengan senapan angin.

"Berdasarkan barang bukti dan keterangan saksi, Satreskrim Polres Rokan Hulu menetapkan satu orang tersangka berinisial RP, bekerja sebagai sekuriti," ungkap Refly saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (28/1/2021) malam.

Dia mengatakan, tersangka diamankan dengan barang bukti sepucuk senapan angin yang digunakan untuk menembak tiga orang korban saat bentrokan terjadi.

Baca juga: 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu Bentrok, 1 Orang Tewas Tertembak Senapan Angin

Lalu, barang bukti lainnya, 11 butir peluru senapan angin dan dua proyekti peluru senapan angin yang dikeluarkan dari tubuh korban yang tewas.

Saat ini, tersangka RP sudah ditahan di Polres Rohul. Tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat 2 dan ayat 3 KUHP. Ancamannya 15 tahun penjara.

Sementara 14 orang lainnya yang diamankan sebelumnya, sebut Refly, diperiksa sebagai saksi dan wajib lapor dua kali seminggu ke penyidik Satreskrim Polres Rohul.

Lebih lanjut, Refly menjelaskan, kasus bentrok kelompok tani itu terjadi antara Pusat Koperasi Karyawan (Puskopar) dengan kelompok Arif Purba Cs.

"Bentrokan ini dipicu permasalahan lahan," sebut Refly.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Lapor Polisi Motornya Hilang Dicuri, Ternyata Pencurinya Suami Sendiri

Ibu Ini Lapor Polisi Motornya Hilang Dicuri, Ternyata Pencurinya Suami Sendiri

Regional
Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Regional
Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Regional
Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Regional
Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Regional
Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Regional
Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Regional
Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Regional
Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Regional
Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Regional
DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

Regional
Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Regional
Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X