Gara-gara Jembatan Tersumbat Pohon Bambu, Sungai di Banyumas Meluap

Kompas.com - 28/01/2021, 09:21 WIB
Sungai Kali Paruk di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah meluap yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (27/1/2021) siang. Sungai Kali Paruk di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah meluap yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (27/1/2021) siang.

BANYUMAS, KOMPAS.com - Sungai Paruk di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meluap saat hujan deras, Rabu (27/1/2021) sore.

Akibatnya, dua mobil yang terparkir di dekat jembatan sungai tersebut terendam banjir.

Kapolsek Ajibarang AKP Wawan Dwi Leksono menjelaskan, sungai tersebut meluap akibat bagian bawah jembatan tersumbat kumpulan pohon bambu yang terbawa arus sungai.

Baca juga: Sungai Meluap, Ribuan Rumah di Tegal Terendam Banjir

"Karena debit air meningkat, dari bagian atas terbawa kumpulan pohon bambu, kemudian menyumbat di bawah jembatan, jadi air meluap ke jalan," kata Wawan saat dihubungi, Kamis (28/1/2021).

Wawan mengatakan, peristiwa tersebut tidak semengerikan yang terlihat dalam video yang banyak berbedar melalui WhatsApp dan media sosial.

Dalam video tersebut, tampak dua mobil terendam banjir.

Video tersebut juga disertai narasi yang menyebut akses jalan tersebut terputus.

"Jadi itu bukan mobil terbawa banjir, tapi mobil terendam karena parkir di dekat jembatan. Ada yang bilang jalan putus, bisa dicek di lokasi. Itu merupakan jembatan penghubung antardusun, jembatannya relaatif kecil," jelas Wawan.

Baca juga: Banjir di Bandung Rendam 24 RW di Kecamatan Sukajadi, 3 Sungai Meluap, Ketinggian Air hingga 1 Meter

Menurut Wawan, setelah kumpulan pohon bambu yang menyumbat bawah jembatan disingkirkan oleh warga dan jajaran Forkompimcam, genangan air di jalan berangsur surut.

Dia pun mengatakan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X