Kompas.com - 27/01/2021, 07:10 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) SHUTTER STOCKIlustrasi virus corona (Covid-19)

CIANJUR, KOMPAS.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional di sejumlah kecamatan.

Masing-masing yakni Kecamatan Cianjur, Cipanas, Pacet, Cugenang, Karangtengah dan Ciranjang.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Yusman Faisal mengatakan, PSBB proporsial merujuk pada instruksi Gubernur Jawa Barat.

Baca juga: Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

“Setelah pemberlakukan AKB Plus di Cianjur kemarin, dilanjutkan dengan PSBB proporsional di 7 wilayah kecamatan. Aturannya menginduk ke Jabar,” kata Yusman kepada Kompas.com, Rabu (27/1/2021).

Yusman mengatakan, penetapan PSBB di sejumlah kecamatan tersebut berdasarkan pada indikator kasus Covid-19 yang tinggi atau di atas 100.

“Kecamatan yang memang berisiko tinggi, yang menunjukkan tren meningkat secara akumulatif, baik agregat maupun variannya,” ujar dia.

Baca juga: Akhyar Nasution: Saya Akan Pecahkan Rekor, Jadi Wali Kota Tak Sampai Seminggu

Yusman menuturkan, PSBB proporsional di sejumlah kecamatan itu diberlakukan selama 14 hari ke depan atau hingga 8 Februari 2021.

“Terkait regulasi dan kebijakan yang diatur selama PSBB proporsional menginduk ke provinsi,” ucap Yusman.

Evaluasi AKB Plus

Sementara itu, terkait Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Plus yang diberlakukan sejak awal Januari ini, Yusman menyebutkan, terjadi tren positif di mana tingkat kesembuhan pasien Covid-19 naik 5 persen, dari 55 ke 65 persen.

"Begitupun dengan tingkat kematian, turun drastis. Kalau sebelum AKB Plus hampir setiap hari ada yang meninggal, baik yang terkonfirmasi maupun yang suspect. Selama AKB Plus paling 1-2 saja,” ucap Yusman.

Baca juga: Begini Modus Oknum Pendamping PKH di Cianjur Gelapkan Dana Bansos

Meski begitu, tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan dinilai masih harus terus didongkrak untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Selama perberlakuan AKB Plus tercatat ada 2.000 pelanggaran. Kebanyakan tidak pakai masker. Pelanggar didominasi kaum milenial. Kalau soal pelanggaran kerumunan cenderung turun,” kata Yusman.

Berdasarkan laman covid19.cianjurkab.go.id, hingga 26 Januari 2021, kasus Covid-19 di Kabupaten Cianjur mencapai 2.008 kasus.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.090 dinyatakan selesai isolasi atau sembuh.

Sementara 836 pasien masih menjalani perawatan dan 23 orang meninggal dunia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X