6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

Kompas.com - 26/01/2021, 11:35 WIB
Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI menggagalkan keberangkatan sebanyak 6 orang calon pekerja migran Indonesia ilegal di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar). Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak, Andi Kusuma Irfandi mengatakan, keenam calon pekerja migran yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut merupakan korban sindikasi pengiriman ilegal. dok BP2MI PontianakSatuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI menggagalkan keberangkatan sebanyak 6 orang calon pekerja migran Indonesia ilegal di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar). Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak, Andi Kusuma Irfandi mengatakan, keenam calon pekerja migran yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut merupakan korban sindikasi pengiriman ilegal.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI menggagalkan keberangkatan sebanyak enam calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak, Andi Kusuma Irfandi mengatakan, keenam calon pekerja migran yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB) tersebut merupakan korban sindikat pengiriman TKI ilegal.

“Saat ini, keenamnya sudah dibawa ke ke Pontianak,” kata Andi kepada wartawan, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Andi menerangkan, kepada keenamnya diberikan opsi, apakah tetap bekerja di Kalbar atau dipulangkan ke tempat asalnya di NTB.

“Akhirnya, mereka kami akan salurkan bekerja di perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat yang sudah ada kerja sama dengan kami,” ucap Andi.

Andi menyebut, keenam warga NTB tersebut masing-masing bernama Ani (32), Sulhan (42), Gupran (36), Said Tuddin (22), Mardin (27) dan Khaerul Anwar (26).

Keenamnya berasal dari Lendang Kantong, Desa Sukarame, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Baca juga: Di Batam, 12 Calon TKI Ilegal Diselamatkan, Ditawari Kerja di Dubai dan Singapura dengan Gaji Rp 6 Juta

Andi menjelaskan, mereka tiba di Kalbar pada 26 Desember 2020.

“Mereka diajak oleh teman satu kampungnya bernama J untuk bekerja di perusahaan sawit Felcra di Malaysia, dengan membayar Rp 7 juta per orang,” ungkap Andi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Regional
Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Regional
Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Regional
Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Regional
Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Regional
Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Regional
Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X