Satu Lagi Pelaku Begal Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditangkap Polisi

Kompas.com - 26/01/2021, 10:50 WIB
Ilustrasi begal KOMPAS.comIlustrasi begal

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi kembali menangkap satu pelaku begal penjual nasi kuning di Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, pelaku berinisial MA (25) ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu (23/1/2021).

"Dia diamankan sehari setelah rekannya AL ditangkap," kata Agus saat dikonfirmasi, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Khaerul menyebut, pelaku MA berperan sebagai joki.

Sama seperti AL, MA ditembak kakinya karena melawan saat disergap petugas.

"MA ditangkap di salah satu kamar hotel yang ada di Makassar," ujar Khaerul.

Usai mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, pelaku kemudian digendang ke Mapolsek Panakkukang.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan penjual nasi kuning di Kota Makassar menjadi korban penganiayaan oleh kawanan begal saat hendak masuk ke rumah kosnya di Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Begal Sadis di Makassar, Aniaya Ibu Penjual Nasi dengan Parang Saat Hendak Masuk ke Rumah

Aksi penganiayaan yang terekam kamera CCTV ini sempat viral di media sosial.

Polisi berhasil menangkap satu pelaku berinsial AL (18) di Jalan Kandea, Kecamatan Tallo, Kamis (21/1/2021).

"Pelaku telah melakukan pemarangan terhadap korban karena mempertahankan tas miliknya ketika pelaku hendak mengambilnya," ujar Kaposek Panakkukang Kompol Jamal Fathurrahman, Minggu (24/1/2021).

Jamal mengatakan, polisi tengah mengejar satu rekan AL yang masih buron.

Pelaku AL terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat diminta polisi menunjukkan barang bukti.

"AL mencoba memanfaatkan keadaan untuk melakukan perlawanan dan ingin melarikan diri," ujar Jamal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X