Kompas.com - 25/01/2021, 16:29 WIB
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito saat membuka pencanangan vaksinasi Covid-19 di Pendopo RSUD Tidar Kota Magelang, Senin (25/1/2021). KOMPAS.COM/IKA FITRIANAWali Kota Magelang Sigit Widyonindito saat membuka pencanangan vaksinasi Covid-19 di Pendopo RSUD Tidar Kota Magelang, Senin (25/1/2021).

MAGELANG, KOMPAS.com - Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito tidak memenuhi syarat untuk mendapat vaksin Covid-19 karena usianya sudah lebih dari 60 tahun.

Diketahui, salah satu syarat penerima vaksin adalah berusia 18-59 tahun.

"Saya tidak dapat vaksin ini, karena sudah (umur) 62 tahun, jalan 63 tahun," kata Sigit, saat membuka pencanangan vaksinasi Covid-19 di Pendopo RSUD Tidar Kota Magelang, Senin (25/1/2021).

Pada pencanangan itu, sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Magelang mulai disuntik vaksin Sinovac.

Mereka di antaranya, Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, Sekretaris Daerah Joko Budiyono, Kasdim 0705/ Magelang Mayor Inf Sudarno, Ketua Pengadilan Negeri Kota Magelang Sri Harsiwi.

Kemudian, Kepala Kejaksaan Negeri Siti Aisyah, Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Magelang.

Baca juga: 34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Sebelum disuntik vaksin, mereka terlebih dahulu harus menjalani format penapisan atau screening.

Jika memenuhi syarat kesehatan maka mereka langsung bisa divaksin oleh petugas.

Adapun pejabat yang harus ditunda divaksin saat itu adalah Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Magelang Taufiq Nurbakin karena memiliki tekanan darah tinggi.

Sigit menyampaikan, vaksin memberikan kekebalan tubuh terhadap infeksi Covid-19.

Meski sudah divaksin, protokol kesehatan tetap harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Vaksinasi tidak segala-galanya, ini usaha pemerintah untuk mencegah tapi protokol kesehatan tetap berlaku ketat, jangan lengah," tegas Sigit.

Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang Yis Romadon menjelaskan, sebelum divaksin, seseorang harus menjalani pemeriksaan kesehatan.

Ada 9 syarat penerima vaksin Covid-19, di antaranya tidak memiliki penyakit yang terdapat dalam format penapisan, tidak kontak erat dengan pasien positif/suspek Covid-19, tidak sedang hamil/menyusui, tidak sedang demam, tekanan darah normal dan syarat lainnya.

"Usia penerima vaksin dalam rentang 18-59 tahun. Jika calon penerima saat discreening tekanan darahnya tinggi, saat itu ditunda dulu vaksinnya. Tapi jika sudah normal boleh divaksin," terang Yis.

Baca juga: 18 Nakes di Solo Batal Divaksin Covid-19 karena Tensi Darah Tinggi

Yis menyebutkan, pada tahap pertama Kota Magelang mendapat 7.280 dosis vaksin dari Pemprov Jawa Tengah.

Sasarannya dialokasikan bagi 3.630 sumber daya manusia kesehatan (SDMK) dan 10 orang pejabat publik.

Selanjutnya, vaksinasi akan dilayani di 19 faskes di Kota Magelang, yang terdiri dari 7 Rumah Sakit, 5 Puskesmas, 6 Klinik, dan 1 Balkesmas milik Pemprov Jawa Tengah.

Vaksinator dilakukan oleh nakes yang telah mendapat pelatihan dari Satgas Covid-19 Jawa Tengah.

Masing-masing faskes mendapat jatah 4 orang vaksinator.

”Pada pencanangan ini sasaran vaksin adalah tokoh-tokoh publik, dilanjutkan dengan 130 SDMK. Setelah divaksin yang bersangkutan kemudian akan dimonitor sekitar 25 menit, untuk melihat efek samping  pascavaksin atau KIPI," terang Yis. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X