Sedang Mancing, Seorang Pemuda Diterkam Buaya Laut dan Diseret Masuk Air di Depan Temannya

Kompas.com - 25/01/2021, 16:21 WIB
Tim SAR Belitung mencari pemuda yang hilang diterkam buaya di Teluk Merambai, Belitung Timur, Senin (25/1/2021). DOK. SAR BelitungTim SAR Belitung mencari pemuda yang hilang diterkam buaya di Teluk Merambai, Belitung Timur, Senin (25/1/2021).

BELITUNG, KOMPAS.com - Seorang pemuda bernama Dandi (20) dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di Teluk Merambai, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.

Tim SAR gabungan pun dikerahkan untuk melakukan pencarian. Namun hingga Senin (25/1/2021) sore, korban belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang M Fazzli mengatakan, kondisi membahayakan jiwa manusia pertama kali dilaporkan rekan korban bernama Valintini Rival (15).

Kejadian bermula pada Minggu (24/1/2021) saat keduanya sedang memancing ikan.

Di hadapan petugas, saksi yang juga ipar korban menceritakan jika mereka berdua memancing ikan saat air laut surut.

Baca juga: Ada Luka Bekas Gigitan di Pinggang, Rusli Diduga Tewas Diterkam Buaya Saat Wudu di Sungai

Diterkam di pinggang, diseret masuk air

Mereka pun bergerak ke tengah mendekati gugusan karang yang dianggap banyak ikan.

Tak lama berselang terdengar cipratan air yang ternyata berasal dari seekor buaya yang sudah menerkam korban.

"Menurut keterangan saksi, korban diterkam pada pinggang dan diseret ke air. Korban merupakan warga Dusun Kundor RT 13 Desa Batu Penyu, Gantung Belitung Timur," kata M Fazzli dalam keterangan tertulis, Senin.

Dia menuturkan, tim pencari dari Pos SAR Belitung langsung dikerahkan ke lokasi kejadian pada Minggu malam.

"Tim bergabung dengan BPBD, Tagana dan masyarakat setempat," ujar dia.

Untuk pencarian bakal dilakukan dengan menyisir pantai dan sungai serta melalui jalur darat dan air menggunakan rubber boat.

Baca juga: Detik-detik Tubuh Yati Diterkam dan Diseret Buaya hingga Menghilang, Disaksikan Anak



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X