Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, 5 ABK Hilang

Kompas.com - 23/01/2021, 17:40 WIB
Ilustrasi kapal KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi kapal

SURABAYA, KOMPAS.com - Kecelakaan kapal terjadi di alur pelayaran barat Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/1/2021), pukul 03.30 WIB.

Sebanyak 5 anak buah kapal (ABK) selamat. Namun, 5 orang ABK lainnya hilang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Direktorat Polair Polda Jawa Timur, kecelakaan terjadi antara Kapal Motor (KM) Tanto Bersinar dengan Tug Boat (TB) Mitra Jaya XIX yang sedang menggandeng kapal tongkang (TK) Makmur Abadi V.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Aceh

TB Mitra Jaya XIX yang menggandeng TK Makmur Abadi V bertolak dari Pelabuhan Sungai Puting, Kalimantan Selatan, sejak 11 Januari 2021.

Kapal membawa muatan batu bara menuju Pelabuhan Gresik.

Kemudian, saat berada di bouy 3 alur pelayaran barat Surabaya, kapal tersebut ditabrak dari arah depan oleh KM Tanto Bersinar.

TK Makmur Abadi V mengalami robek di bagian lambung kiri.

"Kami sedang dalami penyebab kecelakaan tersebut," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Sabtu.

Baca juga: 5 Terduga Teroris Berencana Melakukan Aksi di Aceh

Hingga Sabtu siang, pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan Basarnas Surabaya dan Ditpolair Polda Jatim.

"5 ABK masih dalam pencarian. 5 ABK selamat, di antaranya diselamatkan nelayan," kata Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya I Wayan Suyatna.

Adapun dari 5 ABK yang selamat, 2 di antaranya dari TL Makmur Abadi V dan 3 ABK TB Mitra Jaya XIX.

Sementara 5 ABK yang hilang dari TB Mitra Jaya XIX.

"3 ABK yang selamat sudah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Gresik, dan 2 lainnya masih dibawa oleh kapal lain yang melintas di sekitar lokasi kecelakaan," kata Wayan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X