Fakta Kasus Pembacokan di Cianjur, Pelaku Menyamar Jadi Perempuan di Facebook hingga Motif Dendam

Kompas.com - 23/01/2021, 12:33 WIB
Dua pelaku terduga penganiayaan berat terhadap seorang pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Cianjur. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANDua pelaku terduga penganiayaan berat terhadap seorang pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Cianjur.

CIANJUR, KOMPAS.com – Seorang pria di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berinisial DR (20) harus kehilangan sebagian anggota tubuhnya setelah menjadi korban penganiayaan.

Pergelangan tangan kanan pemuda asal Warungkondang, Cianjur, itu putus setelah dibacok pelaku berinisial US (22).

Korban juga mengalami luka bacok di bagian wajah dan punggung.

Pelaku dan rekannya berinisial JJ (18) telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Janji bertemu kenalan

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton menuturkan, kejadian tersebut bermula saat korban membuat janji bertemu seorang perempuan yang baru dikenalnya di Facebook.

Namun, saat korban sedang menunggu di lokasi yang telah disepakati, kedua pelaku datang dengan sepeda motor secara berboncengan.

Baca juga: Soal Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang Wajib Jilbab, Orangtua Lapor Komnas HAM dan Mendikbud

Selanjutnya, pelaku US turun dan menghampiri korban, sementara rekannya menunggu di atas motor.

"Setelah berada di dekat korban, pelaku kemudian melayangkan goloknya ke tubuh korban," kata Anton kepada Kompas.com di Mapolres Cianjur, Jumat (22/1/2021).

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala, tangan dan punggung.

"Pergelangan tangan sebelah kanannya bahkan sampai putus karena dibacok berulang kali oleh pelaku," ujar dia.

Motif dendam

Anton mengungkapkan, tindak penganiayaan berat tersebut dilatarbelakangi dendam. Pelaku mengaku pernah dianiaya korban pada November 2020.

"Kasusnya waktu itu salah sasaran, dan sudah diselesaikan, berdamai. Namun, rupanya pelaku ini masih memendam dendam," ucap Anton.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X