Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Kompas.com - 22/01/2021, 20:40 WIB
Jajaran Polsek Umbulharjo saat melakukan jumpa pers terkait pengrusakan sepeda motor di Yogyakarta Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoJajaran Polsek Umbulharjo saat melakukan jumpa pers terkait pengrusakan sepeda motor di Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Polsek Umbulharjo menangkap lima terduga pembacok tiga pemuda di sekitar Jalan Gambiran, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Korban dibacok oleh pelaku setelah bermain PlayStation.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro mengatakan, dari hasil pemeriksaan diketahui kelima pelaku tergabung dalam sebuah geng pelajar bernama Vascal.

Baca juga: Bacok Korban Berkali-kali, Pemuda di Cianjur Ini Mengaku sebagai Perempuan di Facebook

Pembacokan bermula saat geng tersebut berencana tawuran di sekitar Blok O, Janti, Banguntapan, Bantul.

Belum sempat melakukan tawuran geng tersebut sudah dibubarkan oleh warga sekitar.

“Lalu geng pindah ke arah Ketandan dan sempat dibubarkan oleh petugas. Kemudian geng terpecah menjadi dua kelompok,” jelas dia ditemui di Mapolsek Umbulharjo, Jumat (22/1/2021).

Setelah itu kedua rombongan geng tersebut kembali bertemu di Gambiran.

Baca juga: Tersinggung Disebut Ganteng, Pria Bacok Teman Satu Kos hingga Tewas

Lalu rombongan melihat korban yang sedang melintas berboncengan tiga dan langsung dibacok, padahal ketiga korban tidak mengenal pelaku.

“Dua korban sempat melarikan diri, yang joki (satu pengendara) tidak sempat melarikan diri dan akhirnya melakukan penganiayaan,” kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X