Banjir Mulai Surut, Jalur Trans-Kalimantan di Tanah Laut Kalsel Sudah Bisa Dilalui

Kompas.com - 22/01/2021, 15:20 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat berkunjung ke lokasi banjir di Kalimantan Selatan, Kamis (21/1/2021). Dok. Humas Kemenko PMKMenko PMK Muhadjir Effendy saat berkunjung ke lokasi banjir di Kalimantan Selatan, Kamis (21/1/2021).

PELAIHARI, KOMPAS.com - Jalur Trans-Kalimantan di Desa Gunung Raja, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan ( Kalsel), sudah bisa dilalui.

Desa tersebut sebelumnya terendam banjir setinggi hampir 2 meter membuat transportasi dari Kabupaten Tanah Laut menuju Banjarmasin dan sebaliknya terputus selama dua pekan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Taufiqurrahman mengatakan, pembukaan jalur tersebut hanya dilakukan pada siang hari.

"Mulai hari ini kita buka atas kesepakatan bersama warga sekitar. Dibukanya pada siang hari saja. Jika malam, kita tutup lagi," ujar AKP Taufiqurrahman saat dikonfirmasi, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Muhadjir: Eksploitasi Alam yang Salah Jadi Salah Satu Penyebab Banjir di Kalsel

Menurut Taufiq, Polres Tanah Laut sengaja menutup jalur pada malam hari dikarenakan kendaraan yang melintas dikhawatirkan melaju dengan kencang.

Dengan ketinggian air yang masih mencapai 50 sentimeter, gelombang air yang dibawa kendaraan bisa merusak rumah-rumah warga yang bermukim di pinggir jalan.

"Siang kita perbolehkan, tetapi kita kontrol. Kita minta lajunya dipelankan. Soalnya kalau malam bisa ngebut kan dan gelombangnya bisa memecahkan kaca-kaca rumah warga," jelasnya.

Walaupun jalur sudah dibuka, untuk saat ini, Taufiq tetap mengimbau para pengendara tetap menggunakan jalur alternatif.

Jalur alternatif yang dimaksud adalah melewati Desa Martadah dan Banyu Irang.

"Jangan sampai dipaksa, takutnya nanti mogok kami yang disalahkan. Ketinggian air hanya untuk mobil-mobil yang tinggi," tambahnya.

Baca juga: Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Sebelum dibuka, Jalur Trans-Kalimantan di Desa Gunung Raja sempat terputus selama dua pekan setelah hujan terus mengguyur Kalsel selama beberapa hari.

Selain merendam jalan, ratusan rumah warga di Desa Gunung Raja juga terendam banjir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X