Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Bangunan SMP di Cianjur Ambruk

Kompas.com - 22/01/2021, 12:14 WIB
ilustrasi hujan lebat fidel aliilustrasi hujan lebat

CIANJUR, KOMPAS.com – Sebuah bangunan SMP di Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ambruk, Kamis (21/1/2021) petang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan sekolah tidak bisa digunakan lagi.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan mengatakan, kejadian dipicu hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

“Korban jiwa nihil. Namun, tentunya sekolah tersebut harus segera dibangun kembali. Kita sudah kordinasikan dengan dinas terkait,” kata Irfan dalam keterangannya, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Pihak BPBD sendiri telah menerjunkan petugas dibantu relawan tanggap bencana (Retana) setempat untuk melakukan asesmen.

"Selain bangunan sekolah yang ambruk, kondisi cuaca ektrem kemarin di wilayah itu juga menyebabkan jembatan gantung roboh dan ada longsor menutup jalan,” ujar dia.

"Kejadiannya di tiga desa. Namun, di satu kecamatan," sebut Irfan.

Baca juga: Cerita Pria Cianjur Hidup Lagi Setelah 2 Kali Dikira Mati, Dede: Saya Ingat Betul Bawa Jasadnya

Kendati tidak ada korban jiwa dari tiga kejadian tersebut. Namun, sejumlah warga melakukan evakuasi mandiri, karena kondisi tanah yang masih labil.

“Untuk akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan setelah petugas menerjunkan alat berat dari PUPR,” kata Irfan.

Akan tetapi, warga di dua desa, yakni Cibuluh dan Puncak Baru saat ini tidak bisa beraktivitas karena akses penghubung yang terputus.

“Kita sudah berkordinasi dengan dinas terkait, karena ini sifatnya segera harus ada penanganan mengingat jembatan itu menjadi akses utama warga di sana,” ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X