KPU Tetapkan Sri Sumarni sebagai Bupati Grobogan Terpilih

Kompas.com - 21/01/2021, 17:02 WIB
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Grobogan terpilih, Sri Sumarni dan Bambang Pujiyanto menghadiru rapat pleno terbuka di Kantor KPU Grobogan, Kamis (21/1/2021).   DOKUMEN PDI PERJUANGAN GROBOGANPasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Grobogan terpilih, Sri Sumarni dan Bambang Pujiyanto menghadiru rapat pleno terbuka di Kantor KPU Grobogan, Kamis (21/1/2021).  

GROBOGAN, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah resmi menetapkan pasangan tunggal, Sri Sumarni dan Bambang Pujiyanto sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Grobogan terpilih dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Kantor KPU Grobogan, Kamis (21/1/2021).

Rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Grobogan Agung Sutopo itu dihadiri langsung oleh pasangan Sri-Bambang yang didampingi Tim Pemenangan, perwakilan partai pengusung dan perwakilan Bawaslu Grobogan.

Ketua KPU Grobogan Agung Sutopo mengatakan berdasarkan surat dari panitera Mahkamah Konstitusi RI No. 165/ PAN.MK/01/2021 tertanggal 20 Januari 2021 perihal keterangan perkara PHP-Gub/Kab/Kota 2021, tidak ada pengajuan permohonan perselisihan hasil Pilkada Grobogan.

"Sri Sumarni dan Bambang Pujiyanto, tata letak kanan dengan perolehan 597.463 suara, ditetapkan sebagai calon terpilih mengungguli kotak kosong," kata Agung.

Baca juga: Remaja Asal Grobogan Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian Tambang

Usai penyampaian berita acara penetapan calon bupati-wakil bupati terpilih, dilakukan penandatanganan oleh Komisioner KPU Grobogan.

Kemudian, berkas tersebut diserahkan pada calon terpilih, tim pemenangan, perwakilan partai pengusung, dan Bawaslu Grobogan.

Seperti diketahui, dalam Pilkada Grobogan tahun 2020 lalu tercatat hanya ada satu paslon tunggal yaitu pasangan Sri-Bambang.

Dalam Pilkada itu, ada 1.114.536 orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap. Dari jumlah ini ada 708.614 orang yang menggunakan hak pilihnya atau 63,58 persen.

Baca juga: Rekapitulasi Pilkada Grobogan Rampung, Calon Tunggal Unggul, Partisipasi 63,8 Persen

Sedangkan jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya ada 405.922 orang atau sekitar 36,42 persen.

Dari rekapitulasi yang dilakukan, untuk kotak kosong memperoleh 93.776 suara atau 13,56 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X