KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Kompas.com - 21/01/2021, 16:17 WIB
Rapat pleno penetapan paslon terpilih hasil Pilkada 2020 di KPU Karawang, Kamis (21/1/2021). Pada pleno tersebut, Cellica-Aep ditetapkan sebagai paslon terpilih. KOMPAS.COM/FARIDARapat pleno penetapan paslon terpilih hasil Pilkada 2020 di KPU Karawang, Kamis (21/1/2021). Pada pleno tersebut, Cellica-Aep ditetapkan sebagai paslon terpilih.

KARAWANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang, Jawa Barat, menetapkan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh sebagai pasangan calon (paslon) terpilih hasil Pilkada 2020.

Cellica-Aep ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Karawang melalui Keputusan KPU Karawang Nomor 02/HK.04.1.Kpt/3215/KPU-Kab/I/2021.

"Menetapkan paslon bupati dan wakil bupati Karawang terpilih. Nama calon bupati Cellica Nurrachadiana, nama calon wakil bupati Aep Syaepuloh," ujar Ketua KPU Karawang Miftah Farid di KPU Karawang, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Pasangan calon nomor urut 02 ini mendapat perolehan 678.871 suara atau 60,052 persen.

Ketetapan tersebut, menurut Farid, berlaku sejak surat keputusan KPU Karawang dikeluarkan.

Penetapan paslon terpilih dilakukan setelah dikeluarkannya Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi pada Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Berdasarkan BRPK tersebut, Pilkada Karawang tidak ada perselisihan atau gugatan.

"Awalnya akan ditetapkan serentak kemarin. Namun salinan BRPK baru kami terima sore harinya," kata dia.

Baca juga: Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Setelah penetapan tersebut, menurut Farid, pihaknya akan bersurat kepada DPRD Karawang untuk meneruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebagai dasar untuk pelantikan bupati dan wakil bupati Karawang hasil Pilkada 2020.

Dengan selesainya tugas KPU dalam Pilkada, Farid mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari PPS, Bawaslu, TNI hingga Polri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X