23.209 Pelanggar Disanksi Selama Penerapan PPKM di Kabupaten Semarang

Kompas.com - 21/01/2021, 10:41 WIB
Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengimbau pelaku usaha mematuhi aturan PPKM. KOMPAS.com/IstKapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengimbau pelaku usaha mematuhi aturan PPKM.

UNGARAN, KOMPAS.com - Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan Satpol PP rutin menggelar operasi yustisi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Hasilnya, sebanyak puluhan ribu pelanggar dijatuhi sanksi.

"Operasi yang dilakukan bersama TNI dan Satpol PP itu telah menjatuhkan 18.299 sanksi lisan, 171 sanksi tertulis, 4.668 sanksi lainnya serta pembubaran 71 kegiatan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan," ujar Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo saat rapat evaluasi PPKM tingkat Kabupaten Semarang di Gedung Dharma Satya, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Ari mengungkapkan, operasi yustisi menyasar kerumunan dan tempat yang ditentukan untuk ditutup sesuai instruksi Bupati Semarang.

"Dalam pelaksanaannya kami masih menemukan tempat makan atau restoran yang masih buka dan melanggar Instruksi Bupati, dan kami mengimbau untuk menutupnya," jelasnya.

Dia menegaskan telah meminta jajarannya di tingkat polsek untuk mendukung pemerintah Kabupaten Semarang dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Semarang untuk mematuhi protokol kesehatan. Ini merupakan wujud kepedulian bersama untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain," paparnya.

Baca juga: 10 Hari PPKM di Sukoharjo, 164 PKL Melanggar Jam Operasional

Sementara itu, Bupati Semarang Mundjirin mengakui meski pelaksanaan PPKM telah memasuki hari ke sepuluh, masih banyak ditemui warga yang abai akan protokol kesehatan.

“Saat kunjungan kerja ke Kalongan, saya lima kali berhenti untuk membagikan masker kepada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Ini harus diperketat lagi,” tegasnya.

Terkait dengan tingkat kesembuhan pasien Covid-19, Mundjirin menggagas pengadaan alat untuk penyediaan plasma Konvalesen.

Sehingga terapi plasma konvalesen sebagai metode penyembuhan pasien Covid-19 dapat dilakukan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Regional
Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Regional
Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Regional
Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Regional
Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Regional
Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Regional
Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X