Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Kompas.com - 20/01/2021, 21:55 WIB
Kasatreskrim Polres Demak Jawa Tengah AKP Muhammad Fachur Rozi, saat menjelaskan kasus dugaan penipuan yang dilakuakan oleh salah satu oknum kepala desa di Demak,Rabu (20/1/2021). KOMPAS.COM/ARI WIDODOKasatreskrim Polres Demak Jawa Tengah AKP Muhammad Fachur Rozi, saat menjelaskan kasus dugaan penipuan yang dilakuakan oleh salah satu oknum kepala desa di Demak,Rabu (20/1/2021).

DEMAK,KOMPAS.com - Satreskrim Polres Demak, Jawa Tengah, menahan seorang oknum kepala desa karena kasus dugaan penipuan.

Oknum kepala desa bernama Saehul Hadi (37) diduga menipu sejumlah warga terkait jual beli kapling tanah.

Pada 2019, tersangka yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Kalisari Kecamatan Sayung Kabupaten Demak itu, menjual tanah kaplingan.

Baca juga: Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Rupanya proses jual beli tanah kaplingan tersebut belum final sehingga memicu masalah.

Tanah kaplingan seluas 1.800 meter persegi yang diperjualbelikan oleh tersangka Saehul Hadi itu, diketahui milik Ahmadi yang juga warga desa setempat.

Tanah yang berlokasi di Dukuh Krajan Desa Kalisari tersebut, oleh pemiliknya Ahmadi dijual kepada Saehul Hadi senilai Rp 575 juta.

Saehul Hadi sendiri masih membayar Rp 250 juta sebagai uang muka, dengan perjanjian sebelum tanah tersebut dibayar lunas maka tidak boleh diperjualbelikan.

“Oleh oknum kepala desa ini, tanah tersebut di kaplingkan dan dibeli oleh para korban. Saat korban ini hendak mendirikan bangunan di cegah oleh pemilik tanah karena tidak sesuai dengan perjanjian awal,” ungkap Kasatreskrim Polres Demak AKP Muhammad Fachur Rozi, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Seorang Kades Pakai Uang Bantuan Covid-19 untuk Judi dan Main Perempuan

Merasa telah ditipu oleh tersangka Saehul Hadi, para korban yang mayoritas warga terdampak proyek jalan tol itu melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X