Pengiriman Sabu Lolos dari Pemeriksaan di Bandara, Begini Modus Pelaku

Kompas.com - 20/01/2021, 17:18 WIB
Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji menunjukkan sendal yang dimodifikasi untuk menyembunyikan barang bukti sabu sebanyak 415 gram oleh 4 orang warga Aceh Utara ke Kendari menggunakan jalur udara. KOMPAS.COM/DEWANTOROWakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji menunjukkan sendal yang dimodifikasi untuk menyembunyikan barang bukti sabu sebanyak 415 gram oleh 4 orang warga Aceh Utara ke Kendari menggunakan jalur udara.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 4 orang pemuda yang berprofesi sebagai petani asal Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, diringkus di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (16/1/2021) dini hari.

Keempat pemuda itu terlibat rencana pengiriman narkotika jenis sabu sebanyak 415 gram ke Kendari, Sulawesi Tenggara.

Rencananya, sabu akan dikirimkan melalui perantara yang menumpang pesawat.

Barang terlarang itu disembunyikan di dalam sandal oleh pelaku.

Baca juga: Anggota Geng Motor Pelaku Penusukan di Sumedang Ditangkap di Purwakarta

Wakil Kepala Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji menjelaskan, empat orang itu berinisial B (20), IS (20), MI (22) dan TM (24).

"Ditemukan 4 orang pelaku yang saat digeledah, ditemukan barang bukti diduga sabu seberat 415 gram, yang mana sabu ini sudah terpisah dalam bentuk kemasan. Kemasan plastik ini di dalam tas sandang dan satu lagi dikemas di dalam sandal," kata Irsan saat konferensi pers, Rabu (20/1/2021).

Menurut Irsan, para pelaku sengaja memodifikasi sandal untuk menyimpan barang bukti sabu yang akan dibawa ke Kendari melalui jalur udara.

"Dari pemeriksaan diketahui bahwa pernah dilakukan pengiriman barang bukti sabu dan berhasil pada bulan 11 ke Jakarta," kata Irsan.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Irsan mengatakan, pengiriman sabu sebanyak 500 gram pada November 2020 tersebut lolos dari pemeriksaan di bandara, karena disembunyikan di dalam sandal yang telah dimodifikasi.

"Kawan-kawan pernah ada yang terbang ke Malaysia? Itu sepatu saja masuk (diperiksa) kan? Kalau kita kan belum. Kita hanya sabuk, jam tangan, jaket, tas. Terus kalau dari pintu ini (metal detector), dia hanya mendeteksi logam," ujar Irsan.

Irsan menjelaskan, keempat pelaku adalah suruhan dari seseorang yang kini sudah ditetapkan sebagai buronan berinisial POK.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Regional
Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Regional
Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Regional
Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Regional
Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Regional
Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Regional
Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Regional
Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Regional
Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Regional
DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

Regional
Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Regional
Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Regional
Puluhan Wartawan di Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Puluhan Wartawan di Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X