Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Bangun Solidaritas, Ganjar Kirim 15 Relawan untuk Bantu Penanganan Korban Gempa Sulbar

Kompas.com - 20/01/2021, 16:02 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menghadiri pelepasan 15 relawan untuk bantu penanganan bencana gempa bumi Sulbar di halaman Kantor Gubernur Jateng, Rabu (20/1/2021). DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menghadiri pelepasan 15 relawan untuk bantu penanganan bencana gempa bumi Sulbar di halaman Kantor Gubernur Jateng, Rabu (20/1/2021).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Ganjar Pranowo mengirim 15 relawan khusus untuk membantu penanganan gempa di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Spirit kami adalah gotong royong untuk membangun rasa kemanusiaan. Melihat banyaknya bencana yang terjadi, maka kami harus bertindak untuk melakukan sesuatu,” ujarnya, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (20/1/2021).

Pernyataan tersebut Ganjar sampaikan usai menghadiri pelepasan relawan di halaman Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Nomor 9, Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Rabu.

Ganjar berharap, apa yang ia lakukan dapat meringankan beban korban terdampak gempa di Mamuju dan Majene, Sulbar.

Baca juga: Temui Kendala Program Vaksinasi, Ganjar Izin Menkes Lakukan Pendataan Manual

Selain mengirimkan relawan, Ganjar juga memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 500 juta dan bantuan logistik senilai Rp 269 juta.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Sulbar terkait dropping bantuan logistik serta relawan dari Jateng,” jelasnya.

Adapun beberapa bantuan yang sudah dibawakan, yaitu makanan, tenda, tikar dan kebutuhan logistik kebencanaan lainnya.

Ganjar menegaskan, bantuan yang ada dikirim terlebih dulu agar bisa segera membantu penanganan bencana di Sulbar.

Baca juga: Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

“Kalau nanti ada order lain berupa bantuan selanjutnya, kami siap bantu," ucap Ganjar.

Pesan Ganjar untuk relawan

Pada kesempatan yang sama, Ganjar berpesan kepada relawan untuk mengedepankan kebutuhan anak-anak dan perempuan. Sebab, kebutuhan mereka seringkali terlupakan dalam penyediaan bantuan bencana.

“Padahal, mereka sangat membutuhkan bantuan, apalagi anak-anak ini juga perlu hiburan, seperti mainan, suasana yang happy dan lipuran lainnya,” ujar Ganjar.

Ganjar menegaskan, meskipun kondisinya darurat, anak-anak butuh dihibur, dan diberikan semangat agar tabah menjalani musibah ini.

Untuk itu, ia meminta kepada relawan agar memperhatikan anak-anak dan perempuan saat penanganan bencana di Sulbar.

“Saya ikut senang, karena ada salah satu relawan yang diberangkatkan khusus untuk menangani psikososial anak,” ucap Ganjar.

Baca juga: Ganjar Usai Divaksin: Seperti Dicokot Semut, Masyarakat Enggak Perlu Takut

Ia berharap, relawan tersebut bisa membuat anak-anak senang dengan mengajak mereka bermain. Ini perlu dilakukan supaya semangat mereka kembali tumbuh.

 

Hal tersebut, kata Ganjar, bisa dilakukan salah satunya dengan dibelikan bola, buku gambar dan lainnya.

Orang nomor satu di Jateng ini juga meminta kepada relawan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar ketika sudah tiba di lokasi bencana.

“Saya minta kepada relawan untuk tidak merepotkan dan harus langsung melapor ke pemerintah daerah (Pemda) Sulbar agar segera ditempatkan pada lokasi manapun yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Terkait standar operasional prosedur (SOP), Ganjar meyakini, para relawan ini sudah paham. Pasalnya, relawan yang dikirim sudah pernah bertugas ke banyak tempat.

Baca juga: 11 Tokoh di Jateng Bakal Disuntik Vaksin Sinovac, Gubernur Ganjar Jadi yang Pertama

“Jadi, saya pesan, jaga kesehatan dan jaga nama baik Provinsi Jateng," pinta Ganjar.

Menanggapi pesan Gubernur Ganjar, salah satu relawan, Kholid Zakaria mengaku siap memberikan yang terbaik untuk membantu bencana di Sulbar.

Menurutnya, tugas ini adalah bagian dari ibadah karena ikut membantu dalam bidang kemanusiaan.

“Saya bangga dan senang bisa menjadi salah satu relawan Jateng yang dikirim ke Sulbar. Kami melihat, di provinsi tersebut memang masih membutuhkan dukungan, baik bantuan logistik maupun relawan,” imbuhnya.

Ditugaskan sesuai bidangnya

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Safrudin menyatakan, para relawan akan ditugaskan membantu selama seminggu dengan tugas berbeda-beda sesuai kemampuannya.

“Ini karena, relawan yang kami kirim memiliki banyak keahlian. Mulai dari relawan kesehatan, relawan psikososial, dapur umum dan lainnya," katanya.

Terkait jumlah relawan yang berangkat ke Sulbar, Safrudin menjelaskan, 15 orang tersebut berasal dari relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di beberapa kabupaten dan kota di Jateng.

Baca juga: Ganjar soal Vonis Wakil Ketua DPRD Tegal: Mudah-mudahan Jadi Peringatan untuk Semuanya

“Selain BPBD kabupaten dan kota, relawan ini juga terdiri dari taruna siaga bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), dinas sosial (Dinsos), dan instansi terkait,” ujarnya.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Regional
Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Regional
Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Regional
Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Regional
Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Regional
Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Regional
Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya