Ridwan Kamil Beri Contoh Sekda dan Bupati Tasikmalaya Turun ke Lapangan, Bagi-bagi Masker ke Pasar hingga Gang Sempit

Kompas.com - 20/01/2021, 15:09 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, blusukan ke pasar dan gang sempit untuk memberikan semangat, edukasi dan membagikan masker dalam pencegahan Covid-19 di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAGubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, blusukan ke pasar dan gang sempit untuk memberikan semangat, edukasi dan membagikan masker dalam pencegahan Covid-19 di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, langsung memberikan contoh seorang pemimpin turun ke lapangan dalam memberikan edukasi dan semangat melawan Covid-19 ke masyarakat di Pasar dan Gang Sempit, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021).

Emil mengenakan rompi lapangan warna biru dan bercelana jins ketat dengan memakai sepatu trekking outdor blusukan ke pasar dan gang sempit di pusat kota Singaparna membagikan masker dan memberikan edukasi pencegahan Covid-19.

Rombongan Kapolda Jabar dan jajaran Pemkab Tasikmalaya pun mengikuti jejak langkah Emil, yang spontan berjalan kaki ke arah yang ditentukannya sendiri.

"Ini ke sini ada gang nih, saya cek ke sini, saya lihat warganya bagaimana?" jelas Emil kepada Kompas.com, yang kebetulan berada di depan gang sempit yang ditujunya, Rabu siang.

Baca juga: Ridwan Kamil Tegur Sekda dan Bupati Tasikmalaya: Turun ke Lapangan Beri Semangat, Bukan Hanya Rapat....

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, blusukan ke pasar dan gang sempit untuk memberikan semangat, edukasi dan membagikan masker dalam pencegahan Covid-19 di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, blusukan ke pasar dan gang sempit untuk memberikan semangat, edukasi dan membagikan masker dalam pencegahan Covid-19 di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021).
Emil pun menemukan seorang pedagang pecel di gang tersebut dan langsung memberikan masker kepada anak-anaknya yang kebetulan tak memakai masker.

Dirinya pun sempat bercengkrama dengan ibu-ibu yang berdagang pecel tersebut sembari memberikan pemahaman pentingnya memakai masker kalau berada di luar rumah.

"Ini ke sini banyak rumah bu? Oh, ke sananya banyak empang yah. Ini masker pakai ya, sini saya pakaikan," ungkap Emil kepada anak-anak penjual pecel yang kebetulan menemani ibunya berdagang tanpa masker.

Baca juga: Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Emil bersama rombongan pun berjalan menyusuri pinggir jalan sekitar Alun-alun Singaparna, dan menemui warga sekitar.

Sorot matanya terlihat ke sana kemari melihat kondisi sekitar dan menemukan beberapa warga yang tak mengenakan masker.

Dengan berjalan santai, Emil pun tampak menikmati kegiatan blusukannya karena mengaku sudah terbiasa.

"Biasa Kang, sejak dulu," ungkapnya.

Baca juga: Warga Kota Bekasi Paling Patuh Pakai Masker Se-Jabar, Kabupaten Tasikmalaya Paling Tidak Patuh

 

Terendah disiplin masker

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat blusukan memberikan edukasi dan semangat serta memberikan masker gratis ke warga di Pasar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (21/1/2021).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat blusukan memberikan edukasi dan semangat serta memberikan masker gratis ke warga di Pasar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (21/1/2021).
Sesuai blusukan, Emil pun memberikan pernyataan kepada para wartawan di lokasi yang telah disediakan di Alun-alun Singaparna.

Sebelumnya, dirinya pun memberikan arahan terhadap pimpinan Pemkab Tasikmalaya, mengecek Puskesmas Tinewati dan RSUD SMC Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

"Secara umum masih terkendali di Kabupaten Tasikmalaya. Meski kalian tahu kemarin dirilis daerah ini masuk kategori terendah disiplin pakai masker. Seperti diketahui karakter kabupaten banyak kegiatan masyarakatnya di desa. Saya titip kepatuhan di desa. Saya titip proses vaksinasi harus berlangsung lancar," ungkapnya.

Pak sekda dan Pak bupati tak bisa hanya modal-modal memimpin rapat saja...

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, meminta secara langsung Sekretaris Daerah (Sekda) dan Bupati Tasikmalaya turun langsung ke lapangan memberikan semangat dan sosialisasi pencegahan Covid-19 dan bukan hanya memimpin rapat di ruangan saja.

Terlebih wilayah ini sesuai hasil survei menjadi daerah paling tak disiplin pemakaian masker di Provinsi Jawa Barat.

"Kuncinya, ini mohon maaf ya, kunci keberhasilannya hanya satu pemimpinnya harus turun. Pemimpin harus mau ke lapangan memberikan semangat dan memotivasi masyarakat, Pak sekda dan Pak bupati tak bisa hanya modal-modal memimpin rapat saja, tapi harus turun ke lapangan," jelas Emil sapaan akrabnya saat sambutan di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021).

Dari data Satgas Covid-19 yang diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, per 15 januari 2021 terdapat tiga daerah yang tidak patuh dalam menjaga jarak yakni, Kota Depok, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut. Kota Depok dianggap paling tidak patuh dengan nilai 55,07 persen.

Selain itu, tiga daerah dengan kepatuhan memakai masker terendah antara lain, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X