Ridwan Kamil Beri Contoh Sekda dan Bupati Tasikmalaya Turun ke Lapangan, Bagi-bagi Masker ke Pasar hingga Gang Sempit

Kompas.com - 20/01/2021, 15:09 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat blusukan memberikan edukasi dan semangat serta memberikan masker gratis ke warga di Pasar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (21/1/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat blusukan memberikan edukasi dan semangat serta memberikan masker gratis ke warga di Pasar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (21/1/2021).

 

Terendah disiplin masker

Sesuai blusukan, Emil pun memberikan pernyataan kepada para wartawan di lokasi yang telah disediakan di Alun-alun Singaparna.

Sebelumnya, dirinya pun memberikan arahan terhadap pimpinan Pemkab Tasikmalaya, mengecek Puskesmas Tinewati dan RSUD SMC Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

"Secara umum masih terkendali di Kabupaten Tasikmalaya. Meski kalian tahu kemarin dirilis daerah ini masuk kategori terendah disiplin pakai masker. Seperti diketahui karakter kabupaten banyak kegiatan masyarakatnya di desa. Saya titip kepatuhan di desa. Saya titip proses vaksinasi harus berlangsung lancar," ungkapnya.

Pak sekda dan Pak bupati tak bisa hanya modal-modal memimpin rapat saja...

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, meminta secara langsung Sekretaris Daerah (Sekda) dan Bupati Tasikmalaya turun langsung ke lapangan memberikan semangat dan sosialisasi pencegahan Covid-19 dan bukan hanya memimpin rapat di ruangan saja.

Terlebih wilayah ini sesuai hasil survei menjadi daerah paling tak disiplin pemakaian masker di Provinsi Jawa Barat.

"Kuncinya, ini mohon maaf ya, kunci keberhasilannya hanya satu pemimpinnya harus turun. Pemimpin harus mau ke lapangan memberikan semangat dan memotivasi masyarakat, Pak sekda dan Pak bupati tak bisa hanya modal-modal memimpin rapat saja, tapi harus turun ke lapangan," jelas Emil sapaan akrabnya saat sambutan di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021).

Dari data Satgas Covid-19 yang diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, per 15 januari 2021 terdapat tiga daerah yang tidak patuh dalam menjaga jarak yakni, Kota Depok, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut. Kota Depok dianggap paling tidak patuh dengan nilai 55,07 persen.

Selain itu, tiga daerah dengan kepatuhan memakai masker terendah antara lain, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran. 

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X