Tak Mau Gaji Dipangkas 70 Persen, Puluhan Aparatur Desa Demo Depan Kantor Bupati Aceh Utara

Kompas.com - 20/01/2021, 13:16 WIB
Spanduk yang dipasang pedemo di pagar Kantor Bupati Aceh Utara, Selasa (19/1/2021). Para pedemo adalah aparatur desa yang menggan gajinya dipotong hingga 70 persen pada 2021. KOMPAS.com/MASRIADI SAMBOSpanduk yang dipasang pedemo di pagar Kantor Bupati Aceh Utara, Selasa (19/1/2021). Para pedemo adalah aparatur desa yang menggan gajinya dipotong hingga 70 persen pada 2021.

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Puluhan aparatur desa dari sejumlah kecamatan berdemonstrasi di depan kantor Bupati Aceh Utara, Selasa (19/1/2021).

Pasalnya, mereka keberatan terjadi pemotongan dana jerih aparatur desa dan kegiatan lainnya untuk tahun 2021 ini sebesar 70 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dalam draf peraturan bupati yang baru disebutkan terjadi pemangkasan anggaran kegiatan majelis taklim dan aparatur desa.

“Draf peraturan bupati itu tidak sesuai dengan PP No 11 Tahun 2019,” sebut Munazar, salah seorang demonstran yang ditemui Kompas.com, Selasa.  

Mereka juga datang membawa spanduk dan memasang ke seluruh pagar kantor bupati.

Baca juga: Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Munazar merincikan tahun lalu gaji kepala desa Rp 2,4 juta per bulan dan sekretaris desa Rp 2,2 juta per bulan sementara aparatur desa lainnya seperti kepala urusan dan kepala seksi masing-masing Rp 1 juta per bulan.

Namun dalam rancangan peraturan bupati yang baru disebutkan gaji kepala desa tetap tetapi gaji sekretaris desa turun jadi Rp 600.000 per bulan, sementara gaji untuk kepala urusan dan kepala seksi turun jadi Rp 450.000 per bulan.

“Itu jelas tertulis di draft rancangan Perbup Aceh Utara. Kami minta draf ini tidak disahkan,” kata Munazar.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Insentif Covid-19 di Aceh Utara Baru Cair untuk 2 Puskesmas

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh Utara Fakhrurradhi hingga berita ini dikirimkan belum menjawab pertanyaan Kompas.com lewat telepon selular.

Setelah menyampaikan aspirasinya, para kepala desa dan aparatur desa membubarkan diri dengan tertib.

Selain itu, satuan polisi pamong praja mencopot seluruh spanduk yang dipasang pedemo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X