Cerita Mahasiswi Calon Perawat Bunuh Bayinya, Sumpal Mulut Anak dengan Kapur Toilet

Kompas.com - 20/01/2021, 11:55 WIB
Ilustrasi bayi KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi bayi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - RH (26) seorang mahasiswi calon perawat asal Kabupaten Indramayu diamankan polisi atas dugaan kasus pembunuhan bayi yang baru ia lahirkan sendiri.

Saat kejadian ia magang sebagai perawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr Soerojo selama 2 minggu.

RH yang hamil melahirkan seorang di kamar mandi Asrama Putri Kompleks RSJ Prof dr Soerojo pada Senin (11/1/2021) sekitar pukul 12.30 WIB.

Ia diduga mencekik dan menyumpul mulut bayinya dengan kapur toilet hingga tewas.

Setelah memastikan bayinya tewas, RH membungkus mayat darah dagingnya dengan kantong plastik dan dimasukkan ke dalam koper.

Rencananya ia akan menguburkan mayat bayinya di pekarangan belakang asrama.

Baca juga: Melahirkan Seorang Diri di Kamar Mandi, Mahasiswi Calon Perawat Tega Bunuh Bayinya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alami pendarahan, mengaku kista

Ilustrasi ibu hamilSHUTTERSTOCK/zffoto Ilustrasi ibu hamil
Ternyata usai melahirkan, RH mengalami pendarahan yang membuat badan lemas dan tak kuat bergerak.

Ia pun bercerita kepada rekannya satu asrama. RH mengarang cerita jika penyakit kista di rahimnya baru saja keluar yang mengakibatkan ia pendarahan.

"Dia bilang ke teman seasrama, kalau dalam rahimnya ada kista sehingga perut nampak besar seperti orang hamil," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Magelang Kota AKBP R Fidelis Purna Timoranto, Selasa (19/1/2021)

Rekannya satu asrama sempat curiga karena melihat ada bungkusan tas kresek di kamar mandi.

Baca juga: 5 Fakta Mahasiswi Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya, Dicekik dan Disumpal dengan Kapur Toilet, Terancam 15 Tahun Penjara

Namun ia memilih membawa RH ke UGD RSJ Prof dr Soerojo karena mengalami pendarahan.

Kepada dokter dan perawat di UGD, RH masih mengaku jika kistanya keluar. Padahal hasil diagnosa dokter, RG pendarahan karena melahirkan.

Saat didesak, RH baru mengakui jika ia baru melahirkan.

"Dokter bertanya kepada tersangka, akhirnya tersangka mengakui kalau habis melahirkan. Selanjutnya, dokter, perawat dan saksi ke tempat kejadian perkara, dan menemukan jasad bayi di dalam koper," jelas Fidel.

Baca juga: Mengaku Punya Kista, Mahasiswi Magang Ini Ternyata Hamil, Bayinya Dibunuh dengan Sadis

Polisi juga akan meminta keterangan teman pria tersangka yang diduga menghamili tersangka.

"Teman pria tersangka sudah kita panggil. Posisi yang bersangkutan di Indramayu," kata Fidel.

Saat ini polisi masih belum bisa meminta ketarangan RH karena ia masih dalam perawatan medis.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Ika Fitriana | Editor: Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X