Dibujuk Anaknya, Ibu Rumah Tangga Nekat Jadi Pengedar Sabu

Kompas.com - 19/01/2021, 19:54 WIB
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Solo, Kompol Djoko Satriyo Utomo memberikan keterengan pers dalam ungkap kasus penyalahgunaan narkoba di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Solo, Kompol Djoko Satriyo Utomo memberikan keterengan pers dalam ungkap kasus penyalahgunaan narkoba di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Seorang ibu rumah tangga berinisial SW nekat mengedarkan narkoba jenis sabu karena terdesak kebutuhan ekonomi.

SW mengedarkan barang haram tersebut karena bujuk rayu anaknya yang ditahan karena kasus narkoba.

"Salah satu anaknya sudah masuk penjara karena kasus narkoba. Namun, karena kebutuhan ibunya diberikan solusi oleh anaknya dalam penjara untuk berjualan narkotika jenis sabu," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Solo, Kompol Djoko Satriyo Utomo dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Meski Ditahan, Empat Narapidana Ini Masih Bisa Konsumsi Sabu di Sel

SW dikenalkan anaknya yang berada di dalam penjara kepada seorang bandara narkoba berinisial DF. Hingga kini DF masih berstatus buronan.

"Modusnya, tersangka diberikan alamat oleh bandar untuk mengambil sabu. Setelah diambil dibawa pulang ke rumah untuk dikemas dalam plastik-plastik kecil," katanya.

Kemudian paket sabu tersebut atas petunjuk bandar dia kirim kepada para pemesan.

"Uangnya diterimakan ke bandar. SW akan mendapatkan honor dari bandaranya itu," terang dia.

SW mengaku baru sekali mengedarkan barang haram tersebut.

"Tetapi mungkin kita perlu pendalaman karena SW sudah agak lama kenal DF (bandar)," terangnya.

Baca juga: 4 Napi Pesta Sabu di Lapas, Bagaimana Bisa?

Selain SW, polisi juga mengamankan tersangka kasus penyalahgunaan narkoba lainnya.

Mereka antara lain, AAN alias Boneng, Whim Manto alias Wim Wim, Agus Ariansyah, Erna Hadi, dan Rio Mada.

Adapun barang bukti sabu yang berhasil diamankan dari para tersangka adalah sebanyak 51,17 gram.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) juncto 132 ayat (1) subsidair 112 ayat (1) juncto 132 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun dan penjara paling lama 20 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Regional
Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Menggantung, Polisi: Masih Mencari Bukti

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Menggantung, Polisi: Masih Mencari Bukti

Regional
Lewat Festival Mtu Mya, Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Lewat Festival Mtu Mya, Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Regional
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Regional
Hubungannya Kian Meruncing, Wali Kota Tegal Adukan Wakilnya ke Polisi

Hubungannya Kian Meruncing, Wali Kota Tegal Adukan Wakilnya ke Polisi

Regional
Pernah Bersaing di Pilkada Jatim, Khofifah Akan Lantik Gus Ipul sebagai Wali Kota Pasuruan

Pernah Bersaing di Pilkada Jatim, Khofifah Akan Lantik Gus Ipul sebagai Wali Kota Pasuruan

Regional
Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas

Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas

Regional
Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Regional
Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X