Kompas.com - 19/01/2021, 06:04 WIB
Petugas Kejaksaan Negeri Garut menggiring mantan Kadispora Garut, Kuswendi masuk ke salahsatu ruangan di Kejaksaan Negeri Garut, Senin (18/01/2021) malam KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGPetugas Kejaksaan Negeri Garut menggiring mantan Kadispora Garut, Kuswendi masuk ke salahsatu ruangan di Kejaksaan Negeri Garut, Senin (18/01/2021) malam

GARUT, KOMPAS.com - Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Kuswendi, yang baru bisa menghirup udara bebas lima hari lalu setelah mendapat penangguhan penahanan dalam perkara dugaan tindan pidana korupsi pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Ciateul kembali ditahan, Senin (18/1/2021).

Tim Kejaksaan Negeri Garut menjemput Kuswendi dari rumahnya untuk kembali masuk tahanan sebagai pelaksanaan putusan Mahkamah Agung (MA) yang memutus Kuswendi bersalah dalam kasus tindak pidana lingkungan hidup pembangunan Bumi Perkemahan yang juga menempatkan Kuswendi sebagai tersangka.

"Putusan Mahkamah Agung (MA) itu, sudah kami terima sejak Desember lalu, karena kondisi yang ada, kami melaksanakan baru hari ini," jelas Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sugeng Hariyadi, Senin (18/01/2021) malam di kantor Kejari Garut.

Baca juga: Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Sugeng menyampaikan, pihaknya kembali mengeksekusi Kuswendi setelah dinyatakan bersalah dalam kasus dugaan tindak pidana lingkungan hidup baik di Pengadilan Negeri Garut maupun banding di Pengadilan Tinggi hingga kasasi di Mahkamah Agung.

Kuswendi diputuskan bersalah dan harus menjalani hukuman kurungan 1 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan penjara.

"Ini perkara beda kasus, dalam hal perkara lingkungan hidup yang disidangkan tahun 2019," jelas Sugeng kepada wartawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam perkara ini menurut Sugeng, Pengadilan Negeri Garut memvonis Kuswendi bersalah dengan hukuman penjara 1 tahun 3 bulan dan denda.

Namun, Kuswendi banding ke Pengadilan Tinggi yang memutus vonis dengan hukuman percobaan.

Atas putusan tersebut, pihak Kejaksaan pun mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) hingga putusan MA keluar pada Desember 2020 dengan putusan penjara 1 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan.

Kuswendi sendiri menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Garut sejak Juli 2020 dalam kasus tindak pidana dugaan korupsi pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Ciateul.

Di tengah proses persidangan yang masih terus berjalan hingga saat ini, Pengadilan Tipikor Bandung, memberi Kiswendi penangguhan penahanan.

Namun, baru beberapa hari menghirup udara bebas, Kejaksaan Negeri Garut kembali menahan Kuswendi setelah Mahkamah Agung memutuskan Kuswendi bersalah dalam kasus tindak pidana lingkungan hidup pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) dengan hukuman 1 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan penjara.

Baca juga: Angka Kematian Pasien Covid-19 Garut Tertinggi Se-Jabar, Ruang Isolasi RSU Dipenuhi Pasien Mengkhawatirkan

Selain Kuswendi, Pengadilan Tipikor Bandung pun memberikan penangguhan penanganan kepada 4 terdakwa kasus dugaan korupsi lainnya yang ditangani Kejaksaan Negeri Garut, yaitu 2 orang kepala desa serta satu orang pemborong serta satu orang pejabat di Dispora Garut yang ditahan bersama Kuswendi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi GOR Ciateul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X