2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

Kompas.com - 18/01/2021, 19:54 WIB
Tim SAR gabungan kembali temukan dua jasad anak di lokasi longsor Perumahan Pondok Daud, Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/1/2021) sore. Dok. Basarnas Bandung/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHTim SAR gabungan kembali temukan dua jasad anak di lokasi longsor Perumahan Pondok Daud, Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/1/2021) sore. Dok. Basarnas Bandung/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jasad anak di lokasi longsor pertama di Perumahan Pondok Daud, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/1/2021).

Korban pertama berjenis kelamin perempuan, teridentifikasi bernama Natasya Sihombing (12). Tubuh korban ditemukan pada pukul 15.41 WIB.

Selanjutnya, jasad anak berjenis kelamin perempuan, teridentifikasi bernama Cincin Rosa Arga Pasaribu (12).

Tubuh korban ditemukan pukul 15.56 WIB.

Baca juga: Seorang Anak Saksikan Ibunya Diterkam Buaya Saat Mandi di Kolam

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan, total korban tewas yang ditemukan sebanyak 38 orang hingga Senin, pukul 19.00 WIB.

"Total korban yang berhasil ditemukan hari ini seluruhnya 6 orang. Mereka kami temukan di sektor II atau lokasi longsoran pertama," ujar Deden kepada Kompas.com.

Baca juga: Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Deden menuturkan, dengan telah ditemukannya 38 korban tewas, maka tersisa 2 korban hilang yang masih dalam pencarian.

"Untuk operasi SAR hari terakhir atau hari ke-10 ini akan kami maksimalkan hingga malam hari untuk pencarian sisa 2 korban hilang. Jika ditemukan, maka operasi SAR ditutup di hari ke-10 ini," tutur Deden.

Baca juga: Data Terbaru, 6 Daerah Zona Merah di Jabar

Deden menyebutkan, petang ini tim SAR terus bergerak melakukan pencarian di sektor II lokasi longsor.

"Di sektor II atau lokasi longsor pertama ini ada 8 orang yang dilaporkan hilang. Malam ini kami maksimalkan pencarian sehingga seluruh korban dapat ditemukan," sebut Deden.

Baca juga: Ini Daerah Paling Disiplin dan yang Sangat Tidak Patuh Prokes di Jabar

Deden menambahkan, sejak operasi SAR hari pertama, Basarnas Bandung dibantu oleh unsur SAR lainnya yang meliputi TNI, Polri, BNPB, BMKG, dan Kementerian PUPR.

Kemudian Tim DVI Polda Jabar, BPBD Jabar, BPBD Sumedang, PMI Jabar, dan Dinkes Sumedang.

Kemudian, BBWS Citarum, dan potensi SAR Jawa Barat yang tergabung dalam Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Lapor Polisi Motornya Hilang Dicuri, Ternyata Pencurinya Suami Sendiri

Ibu Ini Lapor Polisi Motornya Hilang Dicuri, Ternyata Pencurinya Suami Sendiri

Regional
Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Lapor Rumah Dibobol Maling dan Ponsel Raib, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Regional
Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 dari Rumah Zakat

Regional
Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Pedagang Pasar hingga Sopir Bus Jadi Sasaran Vaksin Covid-19 di Banyumas

Regional
Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Ganjar Tanggapi Kisruh Walkot Tegal dan Wakilnya: Perlu Diruwat, dari Dulu Ada-ada Saja

Regional
Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Regional
Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Regional
Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Regional
Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Regional
Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Regional
DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

Regional
Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Regional
Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X