Puluhan Kios Penjual Makanan di Megamas Manado Rusak Diterjang Ombak

Kompas.com - 18/01/2021, 13:15 WIB
Material batu, kerikil dan sampah plastik mulai dibersihkan pengelola Megamas Manado, Senin (18/1/2021) pukul 10.55 WITA KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYMaterial batu, kerikil dan sampah plastik mulai dibersihkan pengelola Megamas Manado, Senin (18/1/2021) pukul 10.55 WITA

MANADO, KOMPAS.com - Gempuran ombak tinggi dari Laut Sulawesimenghantam puluhan kios penjual makanan di kawasan bisnis Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/1/2021).

Pantauan Kompas.com, puluhan kios tersebut rusak berat. Ombak besar juga membawa material kerikil, batu, dan batang pohon.

Tumpukan sampah plastik dan material batu juga berserakan di jalan.

Tak hanya itu, banyak perahu nelayan terseret ombak sampai ke badan jalan.

Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Tinggi Muncul di Pantai Manado

Pengelola Megamas mulai melakukan pembersihan. Terlihat para karyawannya mengangkat material batu dan sampah dan diangkut truk bak terbuka.

Sekuriti kawasan Megamas Reza Julfikar Usman mengatakan, ombak besar terjadi pada Sabtu pukul 17.00 Wita.

"Ombak meluap dan menggenangi badan jalan pukul 19.00 Wita," kata Reza, Senin (18/1/2021).

Reza menambahkan, air meluap sekitar pukul 21.00 Wita.

"Terjadi banjir rob di kawasan Megamas," ujarnya.

Baca juga: BNPB: 6 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Manado

Akibat gelombang pasang ini, kata dia, membawa material baru, bantang kayu dan perahu nelayan.

"Ombak juga merusak tanggul pemecah ombak di kawasan Megamas," sebutnya.

Ia menuturkan, karyawan dibantu petugas keamanan membersihkan material sampah di sekitar Megamas.

"Karyawan-karyawan Megamas yang sementara membersihkan. Dari aparat Kepolisian dan TNI, tadi sudah membantu membersihkan," ujar Reza.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Uang Rp 12,5 Juta Milik Nasabah BRI Hilang Misterius | Ganjar Kaget Kantornya Kebanjiran: Impossible

[POPULER NUSANTARA] Uang Rp 12,5 Juta Milik Nasabah BRI Hilang Misterius | Ganjar Kaget Kantornya Kebanjiran: Impossible

Regional
Kepergok Curi Handphone, Pria Ini Tikam 3 Warga, lalu Tewas Dihajar Massa

Kepergok Curi Handphone, Pria Ini Tikam 3 Warga, lalu Tewas Dihajar Massa

Regional
Jaringan Internet Jelek, Kepala Daerah Terpilih Mahakam Ulu Kaltim Tak Bisa Ikut Pelantikan Virtual

Jaringan Internet Jelek, Kepala Daerah Terpilih Mahakam Ulu Kaltim Tak Bisa Ikut Pelantikan Virtual

Regional
Kronologi Kasus BCA Salah Transfer Rp 51 Juta, Ardi Dipenjara karena Pakai Uang yang Belum Tentu Haknya

Kronologi Kasus BCA Salah Transfer Rp 51 Juta, Ardi Dipenjara karena Pakai Uang yang Belum Tentu Haknya

Regional
Beratnya Tugas Tim Pemadam Karhutla, Pikul Mesin dalam Hutan, 'Nyebur' Kanal, hingga Padamkan Api Malam Hari

Beratnya Tugas Tim Pemadam Karhutla, Pikul Mesin dalam Hutan, "Nyebur" Kanal, hingga Padamkan Api Malam Hari

Regional
Ganjar Soal Banjir di Semarang: Kalau Mau Menyalahkan, Salahkan Saya

Ganjar Soal Banjir di Semarang: Kalau Mau Menyalahkan, Salahkan Saya

Regional
Kondisi di Muaro Jambi, Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terjadi Jelang Musim Panas

Kondisi di Muaro Jambi, Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terjadi Jelang Musim Panas

Regional
Pascaputusan PTUN Jakarta, DPW Partai Berkarya Sumbar Nyatakan Solid Dukung Tommy Soeharto

Pascaputusan PTUN Jakarta, DPW Partai Berkarya Sumbar Nyatakan Solid Dukung Tommy Soeharto

Regional
Kisah Sukses Petani Cabai di Sidodadi Ramunia, Panen 25 Ton per Hektar Meski Cuaca Tak Menentu

Kisah Sukses Petani Cabai di Sidodadi Ramunia, Panen 25 Ton per Hektar Meski Cuaca Tak Menentu

Regional
Perjalanan Perkara 4 Petugas Forensik Jadi Tersangka Penistaan Agama karena Mandikan Jenazah Wanita, Kini Kasus Dihentikan

Perjalanan Perkara 4 Petugas Forensik Jadi Tersangka Penistaan Agama karena Mandikan Jenazah Wanita, Kini Kasus Dihentikan

Regional
Bocah 10 Tahun Meninggal, Ternyata Diduga Diperkosa Orang Tak Dikenal, Keluarga Bersedia Bongkar Makam

Bocah 10 Tahun Meninggal, Ternyata Diduga Diperkosa Orang Tak Dikenal, Keluarga Bersedia Bongkar Makam

Regional
Minta Tolong karena Tercebur ke Tambak, Pria Ini Malah Ditangkap Polisi, Ternyata...

Minta Tolong karena Tercebur ke Tambak, Pria Ini Malah Ditangkap Polisi, Ternyata...

Regional
Perjuangan Bocah SD Hidupi Orangtuanya yang Lumpuh, Ayah: Dia yang Urus Makan, Minum dan Bersihkan Kotoran Kami

Perjuangan Bocah SD Hidupi Orangtuanya yang Lumpuh, Ayah: Dia yang Urus Makan, Minum dan Bersihkan Kotoran Kami

Regional
Genap Setahun 13 Maret, Dinkes Sebut Kasus Covid-19 Jateng Pertama Ditemukan di Solo

Genap Setahun 13 Maret, Dinkes Sebut Kasus Covid-19 Jateng Pertama Ditemukan di Solo

Regional
Cerita di Balik Pasutri Punya 16 Anak di Malang, Berawal Ingin Anak Laki-laki dan Tinggal di Kontrakan

Cerita di Balik Pasutri Punya 16 Anak di Malang, Berawal Ingin Anak Laki-laki dan Tinggal di Kontrakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X