Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Kompas.com - 17/01/2021, 08:20 WIB
Sejumlah orang tengah berupaya mengevakuasi puluhan santri yang terjebak reruntuhan bangunan asrama yang rubuh di Ponpes Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021) malam. IstimewaSejumlah orang tengah berupaya mengevakuasi puluhan santri yang terjebak reruntuhan bangunan asrama yang rubuh di Ponpes Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021) malam.

CIANJUR, KOMPAS.com – Sebuah bangunan pondok pesantren di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ambruk, Sabtu (16/1/2021) malam.

Kendati tak ada korban jiwa, namun belasan santri terluka karena sempat terjebak di reruntuhan bangunan.

Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, saat kejadian ada 30 santri yang tengah berada di dalam bangunan. 

Baca juga: Kantor Gubernur Sulbar Ambruk Diguncang Gempa, 2 Warga Diduga Tertimbun Tiang Beton

Bangunan yang ambruk tersebut berada di lingkungan Pondok Pesantren Al-Madaroh, Kampung Loji Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur.

“Jumlah korban luka terdata ada 11 orang. Sudah dievakuasi ke rumah sait terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Korban jiwa nihil,” kata Sekretaris BPBD Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan, Sabtu (16/1/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Irfan menuturkan, proses evakuasi korban melibatkan tim gabungan dari TNI/Polri, petugas BPBD dan relawan tanggap bencana (retana) serta dibantu masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Galih Apria menyebutkan, ambruknya bangunan tersebut diduga akibat kelebihan beban.

"Dugaan sementara pondasi bangunan tidak kuat, dan dua bangunan di atasnya kelebihan beban," kata Galih Apria.

Baca juga: 8 Orang Terjebak Reruntuhan Bangunan Ambruk Gempa Majene, 5 Dicari, 1 Tewas

Meski demikian, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mendalami penyebabnya pasti dari kejadian tersebut.

"Kita fokus dulu di evakuasi para korban," ujar dia.

Adapun bangunan yang roboh tersebut terdiri atas madrasah di lantai dasar, sementara lantai di atasnya merupakan asrama santri laki-laki yang terdiri atas 12 kamar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X