Pemkab Mempawah Akan Tanggung Pendidikan Kedua Anak Korban Sriwijaya Air SJ 182

Kompas.com - 16/01/2021, 19:43 WIB
Jenazah Agus Minarni, satu di antara penumpang pesawat Sriwijaya Air yang berhasil teridentifikasi tiba di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (16/1/2021) sore. Rencananya, jenazah Agus Minarni akan langsung dibawa ke rumah duka. Setelah selesai membaca doa tahlil, jenazah akan dishalatkan di Masjid Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang dan akan dimakamkan paling cepat setelah shalat Isya. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAJenazah Agus Minarni, satu di antara penumpang pesawat Sriwijaya Air yang berhasil teridentifikasi tiba di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (16/1/2021) sore. Rencananya, jenazah Agus Minarni akan langsung dibawa ke rumah duka. Setelah selesai membaca doa tahlil, jenazah akan dishalatkan di Masjid Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang dan akan dimakamkan paling cepat setelah shalat Isya.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Bupati Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar) Erlina memastikan, pemerintah daerah akan menanggung biaya pendidikan untuk kedua anak Agus Minarni dan Muhammad Nur Kholifatul Amin.

Agus Minarni dan Muhammad Nur Kholifatul Amin adalah pasangan suami istri. Keduanya merupakan penumpang pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2021) lalu.

“Kami dari pemerintah daerah, Insyaallah akan mengupayakan membantu keluarga yang ditinggalkan. Yakni dua anaknya,” kata Erlina kepada wartawan, saat turut menjemput kedatangan jenazanah Agus Minarni di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Sabtu (16/1/2021).

“Anaknya yang kuliah akan diselesaikan pembayaran SPP-nya sampai selesai kuliah. Sedangkan anak yang kecil, Insyaallah juga akan dibantu biaya sekolahnya sampai selesai,” sambung Erlina.

Baca juga: 2 Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kalbar Diserahkan ke Keluarga

Erlina menyebut, ada dua warga Kabupaten Mempawah yang berada di pesawat Sriwijaya Air. Keduanya pasangan suami istri, Agus Minarni dan Muhammad Nur Kholifatul Amin.

Sampai dengan saat ini, baru Agus Minarni yang telah teridentifikasi. Sedangkan suaminya, Muhammad Nur Kholifatul Amin masih dalam proses identifikasi.

“Kita berdoa semoga suaminya akan dapat ditemukan. Pemda Mempawah akan membantu memfasilitasi pemakaman jenazah,” ujar Erlina.

Diberitakan, jenazah Agus Minarni (47), satu di antara penumpang pesawat Sriwijaya Air yang berhasil teridentifikasi tiba di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (16/1/2021) sore.

Baca juga: Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Agus Minarni di Bandara Supadio Pontianak

Sejumlah keluarga yang telah menunggu sejak siang hari, sambil memangku foto korban, mereka tak kuat menahan tangis, saat peti jenazah diturunkan dari pesawat dan dimasukkan ke dalam mobil ambulans untuk dibawa ke rumah duka di Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah.

Jamiat, paman Agus Minarni, yang mewakili pihak keluarga untuk serah terima jenazah mengucapkan terima kasih kepada para pihak terkait yang telah membantu proses pencarian.

“Dari pencarian hingga ditemukan, sampai pengantaran ini, kami keluarga mengucapkan terima kasih,” kata Jamiat sembari menyeka air matanya.

Rencananya, jenazah Agus Minarni akan langsung dibawa ke rumah duka. Setelah selesai membaca doa tahlil, jenazah akan dishalatkan di Masjid Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang dan akan dimakamkan paling cepat setelah shalat Isya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X