KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Kompas.com - 16/01/2021, 12:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan terkait penghargaan yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dok. Pemprov Jawa TengahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan terkait penghargaan yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

KOMPAS.comJawa Tengah (Jateng) kembali mendapat penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif Nasional. Predikat serupa juga pernah diraih tahun lalu.

Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada pihak yang berjasa dalam memperluas akses keuangan daerah.

“Untuk kategori penggerak keuangan inklusif tingkat provinsi, penghargaan kami berikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo," kata Wimboh.

Apresiasi dari OJK jelas disambut baik Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ia mengatakan, penghargaan tersebut merupakan kerja keras Pemprov Jateng dalam mendorong keuangan inklusif. 

Baca juga: Ada PSBB, OJK Pastikan Industri Keuangan Tetap Beroperasi

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk persoalan ini. Maka dari itu, kami ajarkan anak-anak  menabung, mempermudah akses permodalan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan lainnya. Kami memang fokus betul soal ini," ujar Ganjar dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (16/1/2021).

Ke depan, Ganjar akan terus bekerja sama dengan OJK untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan program keuangan yang inklusif.

Guna mewujudkan keuangan yang inklusif di Jateng, Ganjar bersama dengan OJK setempat akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi program keuangan inklusif kepada masyarakat.

Pasalnya, banyak program tersebut yang sudah dijalankan, dan saat ini tinggal dilanjutkan.

Selain soal inklusi keuangan, Ganjar juga mendorong kebiasaan cashless dan berharap penggunaan teknologi finansial sebagai salah satu cara optimalisasi pengelolaan keuangan  di masyarakat.

Baca juga: Ganjar Pranowo dan Kisah Orang-orang Jujur

"Kebiasaan itu kami dorong sejak dini agar masyarakat dan pelaku usaha bisa memahami teknologi finansial sehingga akses keuangan makin betul-betul merata," terangnya.

Adapun acara penghargaan digelar secara virtual pada Jumat (15/1/2021) dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan yang sama, OJK juga memberi predikat serupa pada Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan penghargaan kepada Sholahudin Humaidullah, warga Kendal, Jawa Tengah sebagai salah satu penggerak keuangan mikro syariah.

Wimbo kembali mengatakan, dengan segala predikat itu, keuangan masyarakat diharapkan semakin inklusif.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya