Kompas.com - 16/01/2021, 07:47 WIB
Wali Kota Jambi saat memberikan arahan kepada guru tentang situasi pandemi kala peringatan Hari Guru Nasional beberapa waktu lalu. SUWANDI/KOMPAS.comWali Kota Jambi saat memberikan arahan kepada guru tentang situasi pandemi kala peringatan Hari Guru Nasional beberapa waktu lalu.


JAMBI, KOMPAS.com - Wali Kota Jambi Syarif Fasha menunda kegiatan belajar tatap muka di semua sekolah untuk melindungi anak-anak dari ancaman penularan virus corona.

"Angka penularan corona masih tinggi. Rencana belajar tatap muka kami tunda dulu sampai waktu yang tidak ditentukan," kata Fasha kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).

Sedianya, kegiatan belajar tatap muka akan digelar pada 18 Januari 2021 mendatang.

Baca juga: Video Viral Buaya Raksasa Muncul di Sungai Teluk Dawan Jambi, Warga Resah

Namun, situasi pandemi belum melandai, bahkan masih sangat berisiko tinggi.

Ancaman penularan virus corona dikhawatirkan semakin tinggi apabila belajar tatap muka kembali dilakukan.

Pertimbangan lain, menurut Fasha, terdapat masukan dari orangtua murid tentang adaptasi belajar tatap muka yang dinilai masih berat dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain belajar tatap muka tingkat SD dan SMP, pembelajaran tingkat SMA/SMK juga mengalami penundaan.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Januari 2021

Penundaan belajar tatap muka tingkat SMA/SMK bukan pada pertimbangan kasus corona yang tinggi, melainkan tahapan proses verifikasi faktual di lapangan yang belum rampung dikerjakan.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Misrinadi menuturkan, penundaan belajar tatap muka SMA/SMK diperkirakan sampai seminggu ke depan.

"Kita mau verifikasi faktual dulu terkait kesiapan sekolah untuk belajar tatap muka," kata Misrinadi melalui sambungan telepon, Sabtu (16/1/2021).

Keputusan penundaan ini hasil rapat bersama pimpinan dan diputuskan untuk ke lapangan melihat langsung persiapan sekolah.

Misrinadi mengatakan, apabila sudah diverifikasi secara faktual, maka sekolah sudah bisa dinyatakan siap untuk tatap muka.

Adapun proses untuk mendapatkan verifikasi yakni, sekolah yang akan melaksanakan tatap muka mengisi daftar periksa di laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sekolah harus mengisi beberapa poin yang tersedia di laman, yaitu pertama ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan toilet, kamar mandi bersih, pencuci tangan, hand sanitizer dan disinfektan.

Kedua, ketersediaan fasilitas kesehatan, mampu mengakses layanan kesehatan, menerapkan wajib masker dan pengukur suhu tubuh.

Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Jambi Asrial menyampaikan, 2021 adalah tahun yang penuh tantangan, terutama dalam bidang pendidikan.

“Pandemi ini mengubah sendi kehidupan kita, ekonomi, sosial terutama dunia pendidikan. Dunia pendidikan dipaksa memaksimalkan pemanfaatan teknologi, khususnya teknologi informasi,” ujar dia.

Asrial menambahkan, termasuk di dunia kampus, perkuliahan di kelas diganti dengan metode daring. Dosen juga membuat video perkuliahan sebagai pengganti tatap muka.

“Guru dan dosen membuat video pembelajaran, menggunakan zoom dan lain sebagainya,” kata dia.

Bahkan, Asrial memperkirakan bahwa hingga tahun depan, tantangan ini belum berkurang, sehingga dunia pendidikan harus bersiap menghadapi proses pembelajaran dengan tatanan norma baru.

“Harus siap, karena pembelajaran masa depan sudah kita lakukan sekarang,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.