Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Kompas.com - 16/01/2021, 06:09 WIB
Candra Setia Budi

Editor

KOMPAS.com - Polisi berhasil mengungkap kasus mayat yang ditemukan dibungkus plastik merah dan terlilit kasur di Jalan Raya Kecemek-Jarong, Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilayama, Karawang, Jawa Barat, Rabu (13/1/2021).

Mayat tersebut diketahui bernama Fathan Ardian (18), seorang mahasiswa Universitas Telkom, warga Teluk Jambe.

Ia dikabarkan hilang tanpa kabar sejak Minggu (10/1/2021) malam.

Polisi menyebut, Fathan diduga korban penculikan. Sebab, orangtuanya sempat diminta uang tebusan Rp 400 juta oleh orang yang mengaku menculik anaknya.

Setelah melakukan serangkain penyelidikan dan penyidikan, aparat kepolisian resor (Polres) Karawang berhasil menangkap tiga terduga pelaku yang membunuh Fathan, mereka yakni Jhovi alias JO (31), Husain (21), dan Rio.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengetahui motifnya.

Berikut faktanya yang Kompas.com rangkum:

1. Kronologi kejadian, diduga pelaku kesal tak diberi pinjaman uang

TKP pembunuhan Mahasiswa Universitas Telkom, Fathan Ardian Nurmiftah di Dusun Cilalung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Karawang.KOMPAS.COM/FARIDA TKP pembunuhan Mahasiswa Universitas Telkom, Fathan Ardian Nurmiftah di Dusun Cilalung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama mengatakan, kejadian berawal saat korban pamit kepada orangtuanya hendak ke rumah teman akrabnya, Minggu sekitar pukul 19.00 WIB.

Namun, korban bertemu tersangka JO dan Husain yang baru dikenalnya selama satu pekan.

Pelaku mengenal pelaku JO dari media sosial Facebook. Kepada korban, JO mengaku bisa melihat hal gaib sehingga Fathan tertarik untuk berteman dengan tersangka.

Kemudian, korban dibawa ke kontrakan JO yang berada di Kampung Cilalung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Karawang.

Saat tiba di kontrakan tersebut, hanya JO yang masuk ke dalam, sementara Husain menunggu di luar.

Ketika di dalam, terjadi perdebatan antara tersangka JO dan Fathan. JO kesal karena korban ingkar tak kunjung memberi pinjaman uang

"Ada perkataan korban yang menyinggung, tersangka (JO) kemudian memukul Fathan sekali," kata Rama saat memberikan keterangan pers di Mapolres Karawang, Jumat (15/1/2021).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com