Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Kompas.com - 15/01/2021, 21:22 WIB
Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Selatan, Dr Atekan saat melakukan audensi dengan Wali Kota Palembang terkait rencana pemasaran produk antivirus Covid-19, Selasa (21/7/2020). HANDOUTKepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Selatan, Dr Atekan saat melakukan audensi dengan Wali Kota Palembang terkait rencana pemasaran produk antivirus Covid-19, Selasa (21/7/2020).

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Wali Kota Palembang Harnojoyo menjalani proses vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Bari Palembang, Jumat (15/1/2021).

Selain Harno, beberapa pejabat lain seperti Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira juga ikut disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac.

Harno mengaku tak merasakan apa-apa usai disuntik vaksin. Bahkan, ia mengaku bertambah sehat setelah menjalani proses vaksinasi.

"Sebelum vaksin saya sehat, setelah vaksin saya jadi lebih sehat," kata Harno kepada wartawan.

Baca juga: Fakta Pesawat Lion Air dan Garuda Batal Mendarat di Pontianak, Cuaca Buruk hingga Dialihkan ke Palembang dan Batam

Menurut Harno, ketakutan warga soal vaksin telah terjawab. Di mana sebelumnya gubernur Sumsel dan pejabat lainnya sudah disuntik lebih dulu.

Sehingga, ia pun mengimbau kepada warga agar tak ada lagi yang menolak untuk divaksin, sehingga pandemi Covid-19 cepat berakhir.

"Ini membuktikan bahwa vaksin ini aman untuk masyarakat," ujarnya.

Setelah 14 hari nanti, Harno mengaku akan kembali disuntik vaksin tahap kedua. Sebab, proses vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali.

"Jujur saya tidak gugup, malahan ini (vaksinasi) sudah lama saya tunggu. Jadi tak perlu khawatir lagi," ungkapnya.

Sementara itu, staf ahli Kementerian Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi Achmad Yurianto yang turut menyaksikan proses vaksinasi mengatakan, setiap penerima vaksin Covid-19 Sinovac dipastikan menerima dua dosis vaksin.  

"Penyuntikan vaksin pertama dan kedua berjarak selama empat belas hari," tambahnya.

Baca juga: PN Palembang Tutup Sepekan gara-gara Hakim dan Panitera Positif Covid-19

Dia menyebutkan,  kuota vaksin di Kota Palembang di tahap pertama sebanyak 23.600 dosis dan diprioritaskan untuk pejabat publik, tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Sedangkan bagi masyarakat rentan dan lainnya.

"Dijadwalkan vaksinisasi pada tahap tiga dan empat yaitu periode April 2021 sampai Maret 2022," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X