Kompas.com - 15/01/2021, 14:38 WIB
Ilustrasi seekor gajah. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi seekor gajah.

ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Sebanyak tiga rumah di area perkebunan milik warga di Desa Sri Mulya, Kecamatan Penaron, Kabupaten Aceh Timur, dirusak oleh gajah, Kamis (14/1/2021).

Selain itu, gajah juga merusak belasan hekatr kebun sawit, kelapa dan pisang milik petani setempat.

Kapolsek Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, AKP Justin Tarigan menyebutkan, menurut saksi mata, sekitar 30 ekor gajah mulai masuk ke kawasan perkebunan warga.

Baca juga: Cerita Kepala Dusun Berhadapan dengan Harimau dari Jarak Sangat Dekat

Awalnya, gajah itu terlihat berkeliaran di area perkebunan milik PT Mapoli Raya.

Belakangan, gajah turut masuk ke perkebunan petani.

“Tiga rumah itu digunakan warga untuk berkebun, ya sejenis rumah kebun. Berkonstruksi kayu, bukan beton,” kata Justin melalui keterangan tertulis, Kamis.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, polisi langsung menghubungi tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Timur.

Tim BKSDA kemudian melakukan penghalauan terhadap gajah liar tersebut.

“Sekarang sedang dilakukan pengusiran gajah oleh tim BKSDA agar masuk ke kawasan hutan lagi. BKSDA menggunakan gajah jinak untuk menghalau gajah liar tersebut,” kata Justin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X