Kompas.com - 15/01/2021, 07:22 WIB
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman saat memakaikan masker kepada seorang warga yang kedapatan abai terhadap protokol kesehatan Covid-19 itu di kawasan Pasar Muka Cianjur, Kamis (14/01/2021). KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPlt Bupati Cianjur Herman Suherman saat memakaikan masker kepada seorang warga yang kedapatan abai terhadap protokol kesehatan Covid-19 itu di kawasan Pasar Muka Cianjur, Kamis (14/01/2021).

CIANJUR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengklaim kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan Covid-19, khususnya dalam memakai masker naik drastis.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, saat ini tinggal 5 persen saja warganya yang masih abai atau tidak memakai masker di ruang-ruang publik.

"Kalau dulu di awal-awal 5 persen itu yang pakainya. Sekarang terbalik, ini sinyalemen bagus tinggal terus ditingkatkan lagi kesadarannya," kata Herman kepada Kompas.com disela sidak pemberlakuan AKB Plus di kawasan Pasar Muka Cianjur, Kamis (14/1/2021) siang.

Baca juga: Baru 19 Tahun, Pemuda Cianjur Ini Tega Merampok dan Bunuh Korbannya

Selain itu, tutur Herman, kesadaran pemilik usaha seperti di kawasan pertokoan dan pusat perbelanjaan dalam menyediakan fasilitas untuk cuci tangan dan hand sanitizer terpantau baik, termasuk ketersediaan partisi.

"Kalau kerumunan agak sulit yah. Tapi setidaknya kalau taat pakai masker bisa menekan penyebarannya (Covid-19)," ucapnya.

Oleh karena itu, untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19, pemerintah daerah akan meningkatkan sanksi bagi pelanggar.

"Perlu dinaikkan tensinya (sanksi). Kalau yang bandel-bandel kita tutup saja," ujar dia.

Baca juga: Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya Ditangkap di Cianjur

Herman berharap, dengan Adaptasi Kebiasaan Bari (AKB) Plus yang mulai diberlakukan sejak Senin (11/1/2021) hingga 27 Januari mendatang bisa menekan penyebaran virus corona.

"Cianjur ini memang zonanya kuning. Namun, tren kasus positifnya (Covid-19) melonjak sehingga ketaatan terhadap prokes harus terus ditingkatkan," kata Herman.

Herman menambahkan, sejauh ini tercatat 1.500 warga Cianjur sudah terkonfirmasi positif Covid-19 dengan sebaran kasus yang merata di semua wilayah kecamatan.

"Dulu di selatan aman, sekarang (Covid-19) sudah merambah ke sana," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X