Kompas.com - 15/01/2021, 06:26 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (shutterstock). Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi Vaksin Covid-19 (shutterstock).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Tidak semua kepala daerah disuntik vaksin Covid-19. Ada beberapa kepala daerah batal disuntuk vaksin karena beberapa alasan.

Seperti yang dialami Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo. Ia batal menerima vaksin karena ada anggota keluarga serumah yang terkonfirmasi Covid-19.

Hal yang sama juga dialami oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Dia batal menjadi orang pertama yang disuntik vaksin di Kota Semarang karena Hendrar pernah terpapar Covid-19 pada November 2020.

Berikut 6 kepala daerah yang batal menerima vaksin Covid-19:

1. Bupati Gowa batal vaksin karena keluarga positif Covid-19

Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Adnan Purochta Ichsan Yasin Limpo mendaftar dan menjalani screning vaksinasi covid-19 namun tak memenuhi syarat untuk menjalani vaksinasi. Kamis, (14/1/2021).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Adnan Purochta Ichsan Yasin Limpo mendaftar dan menjalani screning vaksinasi covid-19 namun tak memenuhi syarat untuk menjalani vaksinasi. Kamis, (14/1/2021).
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo mendaftar menjadi relawan untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Ia juga hadir membuka pencanangan program vaksinasi Covid-19 di RSUD Syekh Yusuf, Kamis (14/1/2021).

Hanya saja saat menjalani proses screening oleh tenaga vaksinator, dia tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin karena keluarga terdekat terkonfirmasi positif Covid-19.

"Alhamdulillah saya sangat siap untuk ikut vaksin. Namun setelah dilakukan screening atau pemeriksaan kesehatan saya tidak layak karena salah satu keluarga terdekat terkonfirmasi Covid-19 beberapa waktu lalu," kata Adnan di RSUD Syekh Yusuf, Kamis.

Karena ada anggota keluarga yang terkonfirmasi, dia pun telah menjalani pemeriksaan PCR untuk memastikan tidak terpapar Covid-19.

Ia pun berharap, hasil swab yang dilakukannya pada Senin (11/12021) bersama keluarga lainnya bisa cepat keluar dan diketahui hasilnya.

Jika hasilnya dinyatakan sehat, maka Adnan akan mendatangi fasilitas kesehatan atau Puskesmas untuk divaksin.

Baca juga: Tak Memenuhi Syarat, Bupati Gowa Batal Divaksin Covid-19

2. Pernah terpapar, Wali Kota Semarang batal divaksin

Wali Kota Semarang Hendrar PrihadiKOMPAS.com/pemkot semarang Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi batal menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Sebab, Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini memiliki titer antibodi yang cenderung tinggi sehingga kekebalan terhadap Covid-19 terbilang kuat.

Hendi sendiri pernah terpapar Covid-19 pada November 2020 dan sempat menjalani perawatan di RSUP dr Kariadi.

"Kemarin sudah koordinasi dengan dokter yang merawat saat saya menderita Covid-19, lalu dianjurkan untuk tes darah. Tadi malam hasil tes darah saya antibodinya mencapai 1/320"

"Ini sangat jauh di atas angka normal. Artinya secara antibodi imun saya masih sangat kuat," kata Hendi saat konferensi pers pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di Puskesmas Pandanaran Semarang, Kamis (14/1/2021).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X