Kompas.com - 14/01/2021, 15:27 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat melakukan penyuntikan vaksin perdana di Puskesmas Gandus, Kecamatan Gandus Palembang, Kamis (14/1/2021). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAGubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat melakukan penyuntikan vaksin perdana di Puskesmas Gandus, Kecamatan Gandus Palembang, Kamis (14/1/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tak mengeluarkan surat edaran apapun terkait sanksi bagi warga yang menolak untuk divaksin Covid-19.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, pihaknya tak akan mengikuti daerah lain yang mengeluarkan surat edaran untuk memberikan denda bagi warganya yang menolak vaksin.

"Tidak usai sampai didenda (warga yang menolak vaksin) diberikan edukasi saja. Niat pemerintah baik, kita harap pandemi ini segera berakhir," kata Herman usai divaksin Covid-19 produksi Sinovac, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Begini Respons Gubernur Sumsel Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Herman menjelaskan, aturan kebijakan vaksin sebetulnya sudah dibuat oleh pemerintah pusat dengan diterbitkannya Undang-undang Nomor 4 tahun 1984.

Dalam aturan itu tertulis seluruh warga wajib vaksin di tengah pandemi.

Sehingga, ia tak akan lagi mengeluarkan surat edaran maupun aturan yang mengatur soal vaksin.

"Sebetulnya tidak ada alasan warga untuk menolak divaksin, karena ini untuk kebaikan bersama," ujarnya.

Baca juga: Distribusi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama di Sumsel, Ini Jumlah Tiap Wilayah

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Selatan dokter Rizal Sanif menambahkan, vaksinasi ini sangat diperlukan oleh masyarakat agar pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Namun demikian, Rizal mengatakan bahwa vaksin Covid-19 produk Sinovac hanya memiliki efektivitas sebesar 65 persen.

Oleh karena itu, meskipun sudah divaksin, namun potensi untuk tertular pun masih besar.

Ia pun menyarankan kepada orang yang telah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau sudah divaksin tapi tertular, gejalanya ringan. Beda sama orang yang tidak divaksin," jelas Rizal.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dimulai!

Rizal menerangkan, selama satu tahun pandemi berlangsung sudah 200 dokter yang terkena Covid-19. Empat orang di antaranya meninggal.

"Sehingga kami harap tidak ada korban lagi. Dengan divaksin, imun kekebelan tubuh individu lebih kuat, vaksin ini aman," kata gubernur..



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X