Kompas.com - 14/01/2021, 09:15 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Karawang Nanik Jodjana. KOMPAS.com/FARIDAPelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Karawang Nanik Jodjana.

KARAWANG, KOMPAS.com - Meski ditetapkan sebagai daerah yang masuk Siaga 1 Covid-19, Karawang tak termasuk tujuh daerah di Jawa Barat (Jabar) yang mendapat jatah vaksin Sinovac kloter pertama.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Karawang Nanik Jodjana mengungkapkan, Karawang kemungkinan masuk dalam tahap kedua penerima vaksin Covid-19 tersebut.

"Karawang belum. Kemungkinan awal bulan (Februari)," kata Nanik di kantornya, Kamis (14/1/2021).

Meski begitu, kata Nanik, pihaknya melakukan persiapan dan simulasi vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Pabrik Kopi Kemasan di Karawang Tak Lapor 71 Karyawan Positif Covid-19

Siapkan faskes dan tenaga vaksinator

Vaksinasi akan dilakukan di 114 fasilitas kesehatan yang terdiri dari 50 puskesmas, 24 rumah sakit, dan 40 klinik swasta.

"Vaksinator sudah siap. Sudah dilatih," kata Nanik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan hasil simulator yang dilakukan di Puskesmas Karawang Barat, proses vaksinasi memakan waktu sekitar 15 menit tiap orang dengan melakukan screening kesehatan terlebih dulu.

Vaksin tahap pertama, kata Nanik, akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang berjumlah sekitar 11 ribu orang. Dinas Kesehatan Karawang juga masih melakukan pendataan.

"Kita cari terus karena dikhawatirkan masih ada tenaga kesehatan yang belum terdaftar," ungkap dia.

Baca juga: Izin Operasional 10 Perusahaan di Karawang Direkomendasikan Dicabut karena Kasus Covid-19

 

Mendata warga penerima vaksin

Pihaknya, kata Nanik, juga telah mendata warga yang usianya 18 sampai 59 tahun yakni sebanyak 1.541.258 orang, dimana sesuai dengan kriteria penerima vaksin yang ditentukan pemerintah.

"Penyintas tidak divaksin. Orang dengan penyakit penyerta tersentu seperti jantung dan diabetes melitus yang tinggi tidak dulu, karenanya sebelum divaksin akan discreening dulu," kata dia.

Buat gudang vaksin

Sembari menunggu vaksin datang, gudang penyimpanan vaksin tengah dibuat di Dinas Kesehatan Karawang.

Namun jika vaksin darang tiba-tiba, akan disimpan di kulkas vaksin di masing-masing puskesmas dan sebagian di Dinas Kesehatan Karawang.

"Kita sedang siapkan cool room-nya," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.