Sakit dan Sedang Diperiksa di Klinik, Napi Rutan Masamba Kabur

Kompas.com - 14/01/2021, 07:17 WIB
Ilustrasi tahanan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi tahanan.

LUWU UTARA, KOMPAS.com - Seorang narapidana  Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, AN melarikan diri saat menjalani check up di klinik Rutan Mappideceng, Rabu (13/01/2021).

Kepala Rutan Masamba Iskandar Djamil mengakui jika ada salah seorang napi yang kabur.

“Narapidana tersebut sakit, oleh petugas AN dibawa ke klinik dalam rutan untuk menjalani check up, hanya saja situasi dan kondisi itu dimanfaatkan oleh AN untuk melarikan diri,” kata Iskandar saat dikonfirmasi awak media, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Satu Napi Kabur dari Rutan Kulon Progo Ditangkap Saat Duduk Santai di Alun-alun

Menurut Iskandar, setelah mengetahui adanya napi yang kabur tersebut, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk melacak dan mengejar agar bisa kembali.

”Tempat persembunyiannya sudah diketahui. Kami bekerja sama dengan petugas kepolisian untuk melakukan pengejaran,” ucap Iskandar.

Baca juga: Warga Tangkap Dua Orang yang Diduga Napi Kabur

Larinya salah seorang napi di Rutan Masamba membuat Iskandar akan melakukan pemeriksaan dugaan keterlibatan oknum petugas Rutan.

”Kami juga sementara memeriksa anggota petugas Rutan, apakah terlibat atau tidak terkait dengan kaburnya narapidana tersebut, jika terbukti akan diproses sesuai aturan,” ujar Iskandar.

Diketahui, AN adalah napi kasus pengrusakan kendaraan beberapa waktu lalu dan sedang menjalani masa hukuman hampir setahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Regional
Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Regional
Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Regional
Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Regional
Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X