Perwakilan Sriwijaya Air Kunjungi Keluarga Indah Halimah Putri, Janjikan Pengurusan Jenazah hingga Santunan

Kompas.com - 14/01/2021, 06:59 WIB
Perwakilan Sriwijaya Distrik Palembang Air Yudho Prihatin berkunjung ke kediaman keluarga Indah Halimah Putri, korban Sriwijaya Air SJ 182 yang sudah teridentifikasi Tim DVI di Desa Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada Rabu (13/01/2021). KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGPerwakilan Sriwijaya Distrik Palembang Air Yudho Prihatin berkunjung ke kediaman keluarga Indah Halimah Putri, korban Sriwijaya Air SJ 182 yang sudah teridentifikasi Tim DVI di Desa Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada Rabu (13/01/2021).

INDRALAYA, KOMPAS.com - Perwakilan maskapai Sriwijaya Air Distrik Palembang, Sumatera Selatan, mendatang kediaman orangtua Indah Halima Putri, salah satu korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, pada Rabu (13/01/2021). 

Kedatangan perwakilan Sriwijaya Air itu diterima oleh Yursilanita, ibunda Indah, bersama kerabat.

Kepada Yursilanita, Distrik Manager Sriwijaya Air wilayah Palembang Yudho Prihatin mengatakan, pihak Sriwijaya Air menyampaikan rasa duka karena Indah Halima Putri turut menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Baca juga: Korban Sriwijaya Air Indah Halimah Putrida dan Agus Minarni Teridentifikasi Lewat Sidik Jari

Yudho mengatakan, pihak Sriwijaya Air akan membantu pengurusan Jasa Raharja korban hingga tuntas termasuk mengurus pengantaran jenazah ke rumah duka di Desa Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel hingga pemakamannya nanti.

"Saya diminta manajemen untuk menemui keluarga Indah karena kebetulan Indah masuk dalam manifest penerbangan kami flight SJ 182 Jakarta-Pontianak yang kemarin mendapat musibah, kami juga mengucapkan berbela sungkawa sedalam-dalamnya pada keluarga Indah," kata Yudho. 

Baca juga: Dua Korban Sriwijaya Air Kembali Teridentifikasi, Atas Nama Indah Halimah Putri dan Agus Minarni

Santunan tunggu proses DVI antimortem

Ia menambahkan Sriwijaya Air juga akan memberikan santunan kepada keluarga Indah.

"Insyaallah ada (santunan), ini lagi diproses sambil menunggu Identifikasi Tim DVI antimortem jika memang sudah keluar maka akan kita keluarkan secepatnya. Saya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja di Palembang," ujar Yudho. 

Sementara Yursilanita berharap agar jenazah Indah segera ditemukan. Sang Ibunda ingin agar Indah dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Sungai Pinang.

"Harapan saya jenazah Indah segera ditemukan. Saya juga berharap agar Indah dimakamkan di sini, di pemakaman keluarga," kata Yursilanita.

Baca juga: Sampel DNA Diambil DVI, Ini Ciri Khusus Indah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Ogan Ilir

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X