Kompas.com - 13/01/2021, 23:58 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan keterangan soal rencana vaksinasi tahap I di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (13/1/2021). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan keterangan soal rencana vaksinasi tahap I di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (13/1/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan hanya ada tujuh daerah di Jabar yang akan menggelar proses vaksinasi tahap I.

Daerah tersebut antara lain, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Mayoritas daerah akan melaksanakan vaksinasi pada Kamis (14/1/2021). Khusus untuk Kota Bekasi, vaksinasi baru dimulai pada Jumat (15/1/2021) karena proses pemeriksaan kesehatan para kepala daerah baru dimulai besok.

"Sesuai jadwal maka esok hari tanggal 14 Januari tahap I provinsi di RSHS dimana Wagub, Kapolda, tokoh agama, tokoh masyarakat itu akan disuntik pertama," kata Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (13/1/2021) sore.

Baca juga: Jelang Divaksin Besok, Wagub Jabar Olahraga Tenis Meja dan Banyak Istirahat

Ia menuturkan, vaksin tahap I tidak diperuntukan bagi penyintas. Karena itu, sejumlah kepala daerah yang pernah atau sedang terpapar Covid-19 tidak masuk dalam daftar penerima vaksin.

"Vaksin ini juga tidak dilakukan kepada para penyintas. Karena itu wali kota Bandung dan wakil wali kota Bandung tidak akan divaksinasi karena beliau berdua surviver covid. Kemudian wali kota Bogor, Kota Depok juga sama. Kabupaten Bandung Barat juga baru saya dengar kabar sedang Covid jadi rata-rata tidak," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Emil menjelaskan, ada 97.080 dosis vaksin yang diterima Pemprov Jabar dari pemerintah pusat dalam distribusi tahap pertama yang diperuntukkan bagi sekitar 48.000 orang di Jabar.

Baca juga: Pemprov Jabar Temukan Kamar Tak Layak Jadi Ruang Isolasi di Asrama Haji Bekasi, Pengelola Memperbaiki

Ia menambahkan, jenis vaksin yang akan disuntikkan besok sama dengan yang ia terima saat menjadi relawan di Biofarma.

"Sama vaksinnya, yang membedakan hanya pengetesan relawannya. Yang besok dipakai adalah relawan di luar negeri yaitu Turki dan Brazil itu yang dibeli. Sementara produk yang saya jadi relawan baru bulan maret diproduksi. Jadi yang besok sama substansinya hanya beda prosedur eksperimen saja," jelasnya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X