Bakar Rumah Warga karena Cekcok Saat Hajatan, 3 Pria Ini Malah Tewas Terbakar

Kompas.com - 13/01/2021, 13:12 WIB
Lima pelaku pembakaran rumah berhasil ditangkap aparat kepolisian Polres Wajo, Sulawesi Selatan. Selasa, (12/1/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Lima pelaku pembakaran rumah berhasil ditangkap aparat kepolisian Polres Wajo, Sulawesi Selatan. Selasa, (12/1/2021).

WAJO, KOMPAS.com- Hanya karena cekcok mulut di acara hajatan, sebuah rumah di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, ludes dibakar sejumlah pria.

Naas, tiga pelaku tewas terbakar. Sementara pemilik rumah mengalami kerugian material hingga ratusan juta rupiah.

Peristiwa pembakaran rumah panggung berbahan kayu milik AS (35), warga Dusun Tonrong Bola, Desa Wajoriaja, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo ini sendiri terjadi pada Jumat (25/12/2020).

Baca juga: Marah Tak Dibelikan Sepeda Motor, Seorang Anak Bakar Rumah

Namun pihak kepolisian baru merilisnya pada Selasa, (12/1/2021) setelah seluruh tersangka ditangkap.

"Informasi awal yang kami terima adalah kasus kebakaran. Namun dalam penyelidikan kami menemukan keganjilan hingga lima tersangka kami tangkap," kata Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam saat menggelar rilis pada Selasa, (12/1/2021).

Polisi mengungkap, saat peristiwa pembakaran tiga pelaku berinisial MA, SA, dan AD tewas lantaran terjebak di dalam rumah yang terbakar.

"Ada perselisihan antara para tersangka dan pemilik rumah sehingga keesokan harinya para tersangka merencanakan pembakaran rumah dengan membawa 15 liter bensin. Saat pembakaran ada miskomunikasi antara para tersangka yang mengakibatkan tiga tersangka terjebak di dalam rumah dan meninggal dunia akibat luka bakar yang serius" kata Muhammad Islam.

Baca juga: Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah jika Rizieq Shihab Dipenjara

Polisi mengungkap, ketiga pelaku tewas beberapa hari setelah kejadian. 

Mereka tidak mendapatkan perawatan medis di rumah sakit karena ingin menghindari kejaran petugas.

Sementara kelima tersangka masing masing berinisial As (22), AF (24), Ru (20) dan AA (34) serta Sa (21) ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Kelima tersangka terancam Pasal 187 Ayat (1) Dan Ayat (2) KUHP, Junto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara maksimal 15 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X