Angkot Tabrak Puskesmas di Banten, Polisi Jelaskan Kronologinya

Kompas.com - 13/01/2021, 10:55 WIB
Viral angkutan kota (angkot) menabrak gedung Puskesmas Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten hingga masuk ke dalam ruang pendaftaran pasien, Selasa (12/1/2021) Dok. Polres PandeglangViral angkutan kota (angkot) menabrak gedung Puskesmas Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten hingga masuk ke dalam ruang pendaftaran pasien, Selasa (12/1/2021)

KOMPAS.com - Polisi menjelaskan kronologi kecelakaan sebuah angkutan kota yang menabrak Puskesmas Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (12/1/2021).

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pandeglang Iptu Riska Tri Arditia peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/1/2020), sekitar pukul 11.15 WIB.

Saat itu, angkot yang dikendarai oleh S (45) tengah melaju dari arah Pandeglang kota menuju Saketi.

Baca juga: Detik-detik Angkot Seruduk Ruang Tunggu Puskesmas, Pasien Syok

Setelah sampai di depan Puskesmas Cipeucang, angkot menghindari mobil lain yang tengah berhenti.

Diduga karena jalan rusak, S kemudian membelokkan kendaraan ke arah Puskesmas.

Naas, rem angkot ternyata blong dan kecelakaan tak bisa dihindarkan.

"Sopir gugup dan membelokan kendaraannya ke arah Puskesmas Cipeucang dan menabrak pintu kaca," kata Riska.

Viral angkutan kota (angkot) menabrak gedung Puskesmas Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten hingga masuk ke dalam ruang pendaftaran pasien, Selasa (12/1/2021)Dok, Polres Pandeglang Viral angkutan kota (angkot) menabrak gedung Puskesmas Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten hingga masuk ke dalam ruang pendaftaran pasien, Selasa (12/1/2021)

Baca juga: Video Viral Angkot Nyelonong Tabrak Puskesmas Cipeucang sampai Masuk Ruang Tunggu Pasien gara-gara Rem Blong

Sementara itu, Riska memastikan tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Namun kerugian diduga mencapai Rp 25 juta. Kasus tersebut telah dimediasi dan sopir angkot setuju untuk bertanggung jawab mengganti kerugian dari peristiwa tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X