Dahlan Takut Makan Jamur Raksasa Seberat 10 Kg yang Ditemukannya, Khawatir dengan Hal Gaib

Kompas.com - 13/01/2021, 06:56 WIB
penampakan jamur raksasa di Lombok Tengah KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDpenampakan jamur raksasa di Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Dahlan Efendi (25) warga Dusun Batu Mate, Desa Tanak Awu, Lombok Tengah, menemukan jamur berukuran raksasa di pinggir sungai pada Senin (11/1/2021).

Dahlan sempat menimbang jamur tersebut, beratnya mencapai 10 kilogram. Sementara tinggi tumbuhan itu sekitar 40 centimeter.

Meski berukuran besar, Dahlan mengaku tak berani memakan jamur itu. 

"Saya tidak berani memakannya, karena saya masih waswas ini jamur beneran atau tidak, karena saya lihat jamur ini besar sekali, takutnya nanti ini ada hubungannya dengan yang gaib-gaib," kata Dahlan kepada Kompas.com di rumahnya, Selasa (12/1/2021).

Dahlan menceritakan, sejumlah temannya sempat mengambil sedikit bagian jamur itu untuk dimasak.

Baca juga: Menjadi Pilot adalah Cita-citanya sejak Kecil...

Tetapi, pada malam harinya, Dahlan justru bermimpi kalau giginya rontok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemarin ada dua teman saya yang mengambil sedikit bagian dari jamur ini untuk dimasak, terus saya mimpi semalam dua gigi atas saya jatuh," kata Dahlan.

Selain itu, Dahlan juga enggan memasak jamur itu karena takut keracunan. 

"Karena ini juga besar tidak seperti jamur umumnya, takut juga nanti saya keracunan," kata Dahlan.

Diduga jamur tiram raksasa

Sementara itu, Plt Kepala Balai KSDA NTB Dedy Asriadi tak berkomentar banyak terkait penemuan jamur raksasa itu.

 

penampakan jamur raksasa di Lombok TengahKOMPAS.COM/IDHAM KHALID penampakan jamur raksasa di Lombok Tengah
Dedy mengaku belum mengecek langsung jamur yang ditemukan Dahlan.

Namun, ia menduga jamur yang ditemukan itu merupakan jenis jamur tiram raksasa.

"Kami belum tahu pastinya, kemungkinan jamur tiram raksasa," kata Dedy lewat pesan singkat.

 

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah Omdah menyarankan warga tak memakan jamur raksasa itu.

Baca juga: Harapan di Tengah Pandemi: Kisah Kesembuhan dan Perjuangan di Baliknya

"Untuk kewaspadaan kita, karena ini ukurannya tidak lazim dari biasanya, kami imbau agar jangan memakan dulu" kata Omdah saat dihubungi.

Omdah tak bisa memastikan jenis jamur itu. Meski terlihat seperti jamur biasa, tetapi ukuran jamur itu tak lazim.

"Katanya jamur ini seperti jamur biasa, namun besarnya yang tak biasa, saya khawatirnya nanti mengandung racun," kata Omdah.

Ditemukan di pinggir sungai

Dahlan mengaku tumbuhan berukuran besar itu ditemukan saat dirinya menyisiri sungai di desanya.

 

penampakan jamur raksasa di Lombok TengahKOMPAS.COM/IDHAM KHALID penampakan jamur raksasa di Lombok Tengah
Saat itu, Dahlan sangat ingin menyantap jamur setelah sembuh dari sakit.

"Saya menyusuri pinggir kali dan menemukan jamur sebesar ini," kata Dahlan.

Dahlan kaget dengan temuannya. Jamur itu awalnya tertutup sampah dedaunan di pinggir sungai.

Baca juga: Heboh Warga Temukan Jamur Raksasa di Pinggir Sungai, Beratnya 10 Kilogram

Ketika sampah dibersihkan, ia melihat jamur berukuran raksasa.

"Saya bersihkan dan ya ini rupanya," kata Dahlan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.